Kamis, 05 Sep 2019 12:50 WIB

Kanker Jadi Penyebab Kematian Tertinggi pada Orang Kaya

Firdaus Anwar - detikHealth
Kanker disebut akan jadi penyakit mematikan nomor satu di dunia. (Foto: iStock) Kanker disebut akan jadi penyakit mematikan nomor satu di dunia. (Foto: iStock)
Jakarta - Tren penyakit secara global terus mengalami perubahan dan dua studi terbaru di jurnal The Lancet melihat sakit jantung kini mulai disalip oleh kanker sebagai penyebab kematian tertinggi. Hal ini dilaporkan terjadi terutama di populasi negara-negara kaya.

Studi menyebut pergeseran tren penyakit ini terjadi kemungkinan karena perawatan sakit jantung yang lebih baik di antara populasi ekonomi menengah ke atas. Orang-orang dapat dengan mudah mengakses obat untuk kolesterol tinggi atau hipertensi yang jadi faktor risiko penyakit jantung.

Pada akhirnya dengan angka penyakit dan kematian karena penyakit jantung berkurang, kanker dapat menyusul sebagai penyakit mematikan nomor satu. Peneliti memprediksi tren ini juga akan tampak secara global.


"Laporan kami menemukan kanker jadi penyebab kematian terbanyak nomor dua di dunia pada tahun 2017, bertanggung jawab pada sekitar 26% kasus kematian. Tapi kemungkinan kematian karena sakit jantung akan terus berkurang sehingga kanker berpotensi jadi penyakit paling mematikan hanya dalam waktu beberapa dekade." kata Profesor Gilles Dagenais dari Laval University seperti dikutip dari Reuters, Kamis (5/9/2019).

Dari 55 juga kematian di dunia pada tahun 2017, peneliti mengatakan sekitar 17,7 jutanya karena penyakit jantung. Beberapa kondisi yang bisa disebut sakit jantung seperti gagal jantung, angin duduk, serangan jantung, dan stroke.

Sekitar 70% dari semua kasus dan kematian karena sakit jantung tersebut disebabkan oleh faktor risiko yang dapat dihindari seperti hipertensi, kolesterol tinggi, diet tidak sehat, merokok dan faktor gaya hidup lainnya.



Simak Video "Suka Tidur dengan Bantal Tinggi? Waspada Gejala Penyakit Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)