Senin, 09 Sep 2019 13:22 WIB

6 Cara Mencegah Risiko Tumor Otak

Michelle Natasya - detikHealth
Banyak hal bisa dilakukan untuk mengurangi risiko tumor otak (Foto: Thinkstock) Banyak hal bisa dilakukan untuk mengurangi risiko tumor otak (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Dalam postingan akun Instagram Ria Irawan Minggu (8/9/2019), ia mengatakan bahwa terdapat tumor di kepalanya. Belum diketahui jelas apakah tumor ini berhubungan dengan kabar kanker limfomanya yang sudah bermetastasis.

Yang pasti, tumor otak memungkinkan pertumbuhan sel-sel abnormal di dalam otak. Penyakit ini dapat dimulai sebagai tumor otak primer yaitu yang berasal dari bagian otak itu sendiri, atau tumor otak sekunder yaitu berasal dari kanker di bagian lain tubuh yang menyebar atau bermetastasis ke bagian otak.



Secara umum tumor otak tidak dapat dicegah. Namun, beberapa hal dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena penyakit ini. Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa di antaranya:

1. Hindari paparan terhadap pestisida dan insektisida.

2. Hindari konsumsi rokok dan minuman beralkohol. Jika seseorang terserang kanker paru-paru akibat rokok atau kanker hati akibat minuman beralkohol, maka bisa saja kanker ini bermetastasis menjadi tumor otak.



3. Hindari radiasi yang tidak diperlukan. Berbagai jenis radiasi dapat meningkatkan risiko terkena kanker otak. Salah satunya adalah radiasi ultraviolet, yang dipancarkan matahari. Mengenakan tabir surya dan penutup kepala serta membatasi paparan sinar matahari dapat dilakukan untuk menurunkan risikonya.

Banyak yang berspekulasi bahwa radiasi dari ponsel dapat menyebabkan tumor maupun kanker otak. Namun, sampai saat ini tidak ada bukti kuat bahwa ponsel dapat meningkatkan risiko terkena tumor otak.

4. Hindari paparan bahan kimia karsinogenik.

5. Membiasakan pola hidup sehat. Ubah kebiasaan makan dan pola nutrisi. Banyak konsumsi buah-buahan dan sayuran yang dapat membantu mengurangi risiko tumor otak. Selain itu, olahraga yang teratur juga diperlukan.

6. Cek kesehatan dengan rutin. Kunjungi dokter secara teratur untuk pemeriksaan kesehatan, terutama jika mengalami tanda atau gejala abnormal. National Institute of Neurological Disorders melaporkan bahwa mengidentifikasi tumor otak pada tahap awal merupakan hal yang penting untuk melawan tumor otak.



Simak Video "Bunda, ASI Eksklusif Bisa Lindungi Anak dari Kanker Darah"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)