Rabu, 11 Sep 2019 08:30 WIB

Riset: Terlalu Ganteng Bikin Susah Cari Kerja

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Terlalu ganteng bisa jadi faktor kesulitan cari kerja. Foto ilustrasi: iStock Terlalu ganteng bisa jadi faktor kesulitan cari kerja. Foto ilustrasi: iStock
Jakarta - Dunia akan terasa lebih mudah bagi orang yang cantik dan ganteng, sebuah pemahaman yang lama kita ketahui. Akan tetapi, sebuah studi yang dilakukan London Business School ini justru membuktikan sebaliknya.

Semakin ganteng seorang pria, semakin besar risiko karirnya akan terancam. Menurut studi tersebut, hal ini disebabkan paras ganteng tersebut dianggap 'ancaman' bagi atasan pria mereka dan akan berisiko dikurangi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka.


London Business School berkolaborasi dengan peneliti dari University of Maryland mengumpulkan eksperimen dari empat kantor berbeda di Amerika Serikat dan Inggris. Dikutip dari Men's Health, saat seorang pria akan memperkerjakan pria lainnya, keputusan mereka akan bergantung pada seberapa menariknya kandidat tersebut dan jenis pekerjannya.

Disimpulkan, pria yang menarik kemungkinan besar akan ditolak untuk peran yang membutuhkan bakat individual, misalnya sales atau investment banking dan justru malah mengarah ke posisi yang tidak terlalu penting. Mereka juga kemungkinan besar akan bekerja dengan peran di mana performa tim yang dihitung.

"Dengan banyak perusahaan yang melibatkan karyawan dalam proses rekrutmen, poin penting ini harus diperhatikan. Kesadaran bahwa perekrutan dipengaruhi oleh hubungan kerja potensial dan kecenderungan stereotip dapat membantu organisasi meningkatkan proses seleksi mereka," kata Prof Sun Young Lee, ketua peneliti dari University of Maryland.

Sedang sulit mendapatkan pekerjaan? Bisa saja alasannya karena kamu terlalu ganteng!



Simak Video "dr. Vito A. Damay, Dokter Jantung yang Gantengnya Bikin Deg-degan"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)