Jumat, 13 Sep 2019 17:50 WIB

Anak Elvy Sukaesih Pernah Dirawat, Bisakah Gangguan Jiwa Kambuh?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Anak Elvy Sukaesih diamankan karena mengamuk. (Foto: Lamhot Aritonang) Anak Elvy Sukaesih diamankan karena mengamuk. (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Haedar, putra ratu dangdut Elvy Sukaesih diamankan pihak kepolisian karena mengamuk sambil membawa golok di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Hal ini terjadi karena ia ditolak untuk mengutang di sebuah warung rokok.

Saat dikonfirmasi ke Polda Metro Jaya, dibenarkan adanya pengamanan Haedar. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan keluarga Haidar telah menunjukkan surat keterangan gangguan jiwa.

"Nggak jadi diamankan, keluarganya menunjukkan surat keterangan gangguan jiwa," ujar Kabid Humas Kombes Pol Argo Yuwono saat dihubungi detikcom, Jumat (13/9/2019).


Berdasarkan surat keterangan yang diberikan pihak keluarga, Haedar memang sebelumnya pernah dirawat karena mengalami gangguan kejiwaan.

Dokter ahli kejiwaan Rumah Sakit Marzuki Mahandi Bogor, dr Lahargo Kembaren, SpKJ, mengatakan gangguan kejiwaan bisa saja kambuh, meskipun sudah pernah mendapatkan perawatan dari rumah sakit.

"Sebenarnya, gangguan kejiwaan itu bersifat episodik atau berepisode. Jika sudah diberikan pengobatan dan kadar stresnya berkurang, orang itu bisa stabil dan bisa produktif kembali. Tapi itu tidak menutup kemungkinan gangguan dapat kambuh kembali," jelas dr Lahargo.

Kambuhnya gangguan kejiwaan juga bisa disebabkan karena adanya stressor yang berat dalam kehidupan. Contohnya, ada masalah, konflik, keinginan yang tidak tercapai, atau sedang kelelahan secara fisik maupun pikiran, bisa menyebabkan gejala kejiwaan bisa kambuh kembali.

Dalam mengatasinya, dr Lahargo menyarankan untuk segera dibawa ke psikiater atau spesialis kejiwaan lainnya untuk dilakukan penanganan lebih intensif.

"Jika pasien kambuh disertai dengan perilaku yang membahayakan, untuk diri sendiri maupun orang lain seperti kekerasan, psikiaternya akan memberikan terapi untuk menanganinya," tuturnya.

Ada beberapa tindakan yang akan dijalani selama rehabilitasi, yaitu:

1. Terapi obat-obatan yang akan membantu menenangkan pikiran dan perasaan, baik obat minum maupun suntik.

2. Psikoterapi atau talk theraphy, merupakan teori bicara. Membantu pasiennya memilikki sudut pandang baru.

3. Rehabilitasi psikososial, adalah berbagai terapi untuk memperbaiki fungsi dari yang bersangkutan yang sudah terganggu. Bisa terdiri dari fungsi sosial, pekerjaan, atau kognitif bisa di atasi dengan rehabilitasi.



Simak Video "Bungee Workout, Olahraga Paduan Tari dan Akrobat"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)