Sabtu, 14 Sep 2019 19:44 WIB

Masih Soal Ria Irawan, Bagaimana Sel Kanker Bisa Menyebar?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ria Irawan. Foto: instagram @riairawan Ria Irawan. Foto: instagram @riairawan
Jakarta - Ria Irawan bersama suaminya Mayky Wongkar menjelaskan penyakit kanker yang dialami sejak 2014. Sel anak kanker endometrium disebut menyebar hingga kepala.

"Itu ada terdapat masa atau tumor di bagian kepala dan ada juga di bagian paru-paru dan massa tumor di bagian kepala itu menekan saraf otak istri saya yang mengakibatkan agak sedikit sulit berbicara, dan kehilangan keseimbangan," kata Mayky dikutip dari detikcom.


Menurut dokter ahli hematologi onkologi medik dr Nadia Ayu Mulansari, SpPD, KHOM, berbagai jenis kanker punya kemungkinan menyebar. Terutama yang sudah memasuki tingkat lanjut, yaitu fase tiga dan empat.

"Sesuai namanya ya, kanker yang kapsulnya sudah pecah bisa menyebar ke bagian lain. Disebut infiltrasi jika menyebarnya masih di area lokal dan invasi bila sudah menyerang organ tubuh lain," kata dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) tersebut pada Sabtu (14/9/2019).

Kanker yang sudah masuk ke sistem limfoma atau aliran darah, biasanya lebih mudah menjangkau bagian tubuh lain. Kanker yang menyebar hingga limfoma berbeda dengan kanker kelenjar getah bening. Hal ini ditandai dengan adanya riwayat penyakit dan pengobatan pada pasien.

Menurut dr Nadia, dokter wajib curiga jika pasien punya riwayat tersebut dan ditemukan sel kanker di sistem limfoma. Hal ini mungkin mengindikasikan kanker yang dialami pasien sebelumnya, sudah masuk ke aliran limfoma.

Kanker yang masuk ke sistem limfoma atau aliran darah disebut sistemik karena bisa menjangkau seluruh tubuh. Pengobatan untuk kanker yang bersifat sistemik adalah kemoterapi, disertai terapi lain sesuai kondisi pasien. Setiap jenis kanker punya peluang berkembang dan menyebar ke bagian tubuh lain. Secara umum, kanker yang ditemukan dan ditangani sejak dini berisiko menyebar lebih kecil.



Simak Video "Payudara Prostetik untuk Pengidap Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)