"Sekarang pakai masker saja tiap kali keluar rumah. Kabut asap ini sudah terjadi tiap tahun, tapi tidak ada kebijakan lain untuk menanganinya," kata @clooverian pada detikcom.
Kepungan asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Foto: Twitter @clooverian (ditampilkan atas izin pemilik.) |
Masker menjadi sarana perlindungan minimum yang bisa digunakan warga di lokasi kabut asap. Menurut @clooverian dirinya tak mungkin berdiam diri di dalam rumah karena harus melaksanakan aktivitas harian. Meski begitu, serangan kabut asap masih mengakibatkannya merasa sesak dan panas di hidung saat menghembuskan napas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait kebijakan, @clooverian mencontohkan libur sementara bagi semua masyarakat Kalimantan Tengah. Libur sementara tak hanya berlaku untuk murid sekolah, tapi juga mahasiswa dan kalangan pekerja. Libur selama beberapa hari memungkinkan warga tak perlu menghadapi bencana rutin kabut asap.
Sebelumnya @clooverian sempat mengunggah video kepungan asap di Kalteng dalam akun Twitternya. Sebagai penduduk Kalteng, @clooverian berharap penanganan kabut asap bisa menjadi perhatian utama pemerintah dan tidak lagi terulang.
(wdw/wdw)












































Kepungan asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Foto: Twitter @clooverian (ditampilkan atas izin pemilik.)