Senin, 16 Sep 2019 14:28 WIB

Ramai Selfie di Makam BJ Habibie, Ini Dampak Psikologis Bagi Keluarga

Michelle Natasya - detikHealth
Pengunjung selfie di makam BJ Habibie. (Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar) Pengunjung selfie di makam BJ Habibie. (Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jakarta - Banyak warga penasaran dengan makam Presiden RI ke-3 BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata. Wargapun beramai-ramai mengunjungi makam hanya untuk mengambil foto selfie.

Salah seorang peziarah menganggap tren selfie di makam Habibie adalah hal yang wajar sebab semua orang ingin eksis dengan segala hal yang viral. Terlebih, BJ Habibie adalah figur yang menginspirasi banyak orang.

Mengunjungi makam hanya untuk berfoto selfie ternyata dapat menimbulkan dampak psikologis pada keluarga korban. Menurut psikolog Gracia Ivonika dari Personal Growth, hal ini bergantung pada bagaimana sudut pandang yang diambil keluarga almarhum dalam menanggapi situasi tersebut.


"Bila keluarga melihat dari sudut pandang positif, misalnya banyak masyarakat yang mengagumi sosok beliau dengan mengabadikan foto bersama almarhum, maka keluarga korban lebih mampu menanggapinya dengan positif," jelas Ivon.

"Sebaliknya, bila keluarga almarhum melihat dari sudut pandang di mana peziarah yang melakukan selfie tidak sesuai dengan situasi berduka ini, maka keluarga almarhum dapat saja merasa kurang dihargai dan kurang dimengerti," tambahnya.

Meskipun pihak keluarga mengaku tidak mempermasalahkan orang yang beramai-ramai selfie di makam BJ Habibie, Ivon berpesan bagi setiap peziarah untuk selalu berempati dan memahami kondisi keluarga korban yang sedang berduka. Sehingga, peziarah bisa peka terhadap kebutuhan dukungan emosional bagi kondisi keluarga yang ditinggalkan.



Simak Video "Hati-hati! Kebanyakan Selfie Bisa Kena Selfitis"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)