Diberitakan detikcom, lemahnya pengawasan pada fasilitas umum, membuat halte terbengkalai tersebut diubah jadi warung makan oleh para PKL. Piring dan gelas diletakkan di area halte.
Rismanaadji, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga Dinas Provinsi DKI Jakarta, ikut memberikan komentar. Menurutnya, dari segi higiene sanitasi pangan, warung makan ini tidak layak. Oleh karena itu, penertiban seharusnya dilakukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meja kursi dan alat makan tersusun rapi di halte ini. Foto: Rengga Sancaya |
Salah satu standar higiene sanitasi pangan adalah tempat yang layak. Dalam hal ini termasuk juga lokasi tempat makan yang jauh dari sumber pencemar termasuk jalanan. Pangan yang tidak aman dapat menyebabkan infeksi, keracunan, diare ringan sampai kematian untuk kasus-kasus yang berat.
Aji berpesan bagi masyarakat untuk lebih cerdas memilih dan memilah makanan yang aman untuk dikonsumsi. Menurutnya, mindset masyarakat harus diubah. Jangan asal memilih makanan murah dan kenyang di pinggir jalan.
(up/up)












































Meja kursi dan alat makan tersusun rapi di halte ini. Foto: Rengga Sancaya