Rabu, 18 Sep 2019 13:26 WIB

Warung Makan ala Halte Tanah Abang Tak Higienis, Ini Risiko yang Mengintai

Michelle Natasya - detikHealth
Halte di Tanah Abang yang dijadikan warung makan (Foto: Rengga Sancaya) Halte di Tanah Abang yang dijadikan warung makan (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Kesadaran masyarakat akan food safety atau keamanan dalam mengonsumsi makanan nampaknya masih rendah. Menjamurnya jajanan pinggir jalan yang tidak sesuai dengan standar higiene sanitasi pangan seperti halte yang dijadikan warung makan di Tanah Abang bisa menjadi bukti.

Diberitakan sebelumnya, halte terbengkalai di Tanah Abang dijadikan warung makan oleh para pedagang. Piring dan gelas diletakkan di area halte. Lokasinya yang dekat dengan sumber pencemaran seperti jalanan membuat warung ini tidak sesuai dengan salah satu standar higiene sanitasi pangan yaitu tempat yang layak.

dr Imran Agus Nurali, SpKO, Direktur Kesehatan Lingkungan, Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, mengatakan terdapat lebih dari 200 penyakit yang bisa ditularkan baik oleh makanan maupun minuman. Food safety menjadi hal yang penting untuk terhindar dari berbagai penyakit bawaan pangan tersebut.

Menurut dr Imran, makanan yang tidak sesuai standar higiene sanitasi pangan bisa menyebabkan keracunan makanan seperti diare ringan, kanker, bahkan sampai kematian. Beberapa penyakit bawaan pangan dapat menyebabkan infeksi atau keracunan sepanjang hidup.

"Terlebih kalau kena ke kelompok masyarakat yang rentan seperti balita dan lansia ini bisa menyebabkan kematian karena diare atau muntah terus sehingga dehidrasi," kata dr Imran saat ditemui detikHealth beberapa hari lalu.


Warung seperti ini dinilai tidak memenuhi standar higiene sanitasi pangan.Warung seperti ini dinilai tidak memenuhi standar higiene sanitasi pangan. Foto: Rengga Sancaya

Terdapat beberapa standar yang dinilai bagi tempat pengelolaan makanan untuk laik higiene sanitasi pangan sebagai berikut :

1. Kebersihan tempat pengelolaan makanan
2. Kebersihan peralatan makan
3. Keamanan bahan pangan
4. Orang yang masak terlatih dan sudah mengikuti kursus higiene sanitasi pangan
5. Proses memasak

Dalam wawancara berbeda, Rismanaadji, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga Dinas Provinsi DKI Jakarta, berpesan kepada masyarakat untuk lebih cerdas memilih dan memilah makanan yang aman untuk dikonsumsi. Menurutnya, mindset masyarakat harus diubah. Jangan asal memilih makanan murah dan kenyang di pinggir jalan tapi membahayakan kesehatan.



Simak Video "Cara Natasha Rizky Lindungi Keluarga dari Polusi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)