Rabu, 18 Sep 2019 15:07 WIB

Penumpang Thai Airways Serangan Jantung, Begini Pertolongan Daruratnya

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Serangan jantung bisa terjadi di mana saja termasuk di atas pesawat (iStock) Serangan jantung bisa terjadi di mana saja termasuk di atas pesawat (iStock)
Jakarta - Sekitar pukul 06.00 WITA tadi pagi, pesawat Thai Aiways TG 465 rute Bangkok-Melbourne, Australia mendarat darurat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar akibat seorang penumpangnya mengalami serangan jantung. Dokter mengatakan pasien serangan jantung di pesawat harus segera mendapatkan pertolongan medis, termasuk jika harus mendarat darurat.

Menurut konsultan kardiovaskular dr Eka Ginanjar, SpPD-KKV, seseorang dapat dikatakan mengalami serangan jantung apabila ada nyeri dada yang khas jantung, rekaman EKG (Elektrokardiogram) yang menunjukkan serangan jantung, dan terdapat kenaikan enzim jantung.



Diagnosis serangan jantung ditegakkan bila memenuhi poin kedua dan ketiga. Namun, menurutnya EKG dan pemeriksaan enzim tidak mungkin dilakukan di pesawat.

"Kalau gejalanya sampai berat, misalnya sampai kejang atau tidak sadar, maka ini sangat membutuhkan pertolongan segera dan dibawa ke fasilitas kesehatan segera. Kedua kondisi ini yang menyebabkan pilot harus memutuskan mendarat atau tidak untuk membawa pasien ke fasilitas kesehatan untuk diagnosis atau pertolongan adekuat," jelas dr Eka kepada detikcom, Rabu, (18/9/2019).

Dia menuturkan, pertolongan pertama yang bisa dilakukan di atas pesawat adalah pemberian oksigen dan bisa jadi ada pemberian obat nitrat di bawah lidah. Namun jika tak teratasi, pilot dapat memutuskan untuk mendarat darurat.


Olahraga teratur dan terukur bisa menurunkan risiko serangan jantung. Bagi kamu yang ingin ikutan Jakarta Heart Bike 2019, silakan daftar di link berikut.

Simak Video "Atasi Diare Pertama dengan Buat Cairan Oralit Sendiri!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)