Menurut konsultan kardiovaskular dr Eka Ginanjar, SpPD-KKV, seseorang dapat dikatakan mengalami serangan jantung apabila ada nyeri dada yang khas jantung, rekaman EKG (Elektrokardiogram) yang menunjukkan serangan jantung, dan terdapat kenaikan enzim jantung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau gejalanya sampai berat, misalnya sampai kejang atau tidak sadar, maka ini sangat membutuhkan pertolongan segera dan dibawa ke fasilitas kesehatan segera. Kedua kondisi ini yang menyebabkan pilot harus memutuskan mendarat atau tidak untuk membawa pasien ke fasilitas kesehatan untuk diagnosis atau pertolongan adekuat," jelas dr Eka kepada detikcom, Rabu, (18/9/2019).
Dia menuturkan, pertolongan pertama yang bisa dilakukan di atas pesawat adalah pemberian oksigen dan bisa jadi ada pemberian obat nitrat di bawah lidah. Namun jika tak teratasi, pilot dapat memutuskan untuk mendarat darurat.
Olahraga teratur dan terukur bisa menurunkan risiko serangan jantung. Bagi kamu yang ingin ikutan Jakarta Heart Bike 2019, silakan daftar di link berikut.
(up/up)











































