Rabu, 25 Sep 2019 15:25 WIB

Penuh Drama di IGD, Demonstran Panik dan Luka Minta Telepon Mama

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Suasana RSPP (Foto: Alfons/detikcom)
Jakarta - Sebanyak 90 pasien korban demo di sekitar Gedung DPR ditangani di RS Pusat Pertamina pada Selasa (24/9/2019) kemarin. Korban yang berasal dari kalangan mahasiswa, media, dan relawan tersebut kebanyakan dilanda kepanikan.

Humas RSPP Diana Santi menggambarkan kejadian penuh drama yang terjadi sejak sore kemarin (24/9) hingga Rabu dini hari. Saat itu perawat-perawat yang bertugas di lantai lain juga dikerahkan di IGD.

Ada pula satu pasien yang dikerubungi oleh teman-temannya sampai lima orang. Sebagian besar yang panik adalah perempuan.

"Yang minta tolong nelfonin mamanya itu anak UHAMKA kalau enggak salah. Cewek, masih kecil, sendirian. Waktu itu enggak kenapa-kenapa, cuma panik. Orang tuanya di Lampung. Harus hati-hati juga hubungin orangtua di daerah, siapa tau panik lihat TV kan. Padahal kamunya enggak kenapa-kenapa," kata Diana pada Rabu (25/9/2019).



"'Mau dikasi Gojek apa gimana?' 'Tapi saya enggak ada uangnya, Mbak.' Ya sudah saya telponin (keluarga yang di Jakarta) aja. Akhirnya dia dijemput."

Meski menangani pasien darurat dalam jumlah besar, Diana mengaku tak ada perubahan dari sisi tenaga medis. Semua tetap bekerja sesuai shift, meski memang sedikit lebih lama selesainya. Hal ini mengingat RSPP telah biasa menangani kejadian luar biasa serupa.



Simak Video "Demo Berpotensi Jadi Klaster Corona, IDI Minta Pemerintah Antisipasi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)