Jumat, 27 Sep 2019 13:47 WIB

Kelainan Darah Langka Sebabkan Tubuh Nenek Ini Dipenuhi Memar Ungu

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi memar. Foto: ilustrasi/thinkstock Ilustrasi memar. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Nenek berusia 70 tahun asal New York terkejut saat terbangun dengan memar ungu di sekujur tubuhnya. Rupanya ia terkena kelainan darah langka yang dipicu oleh cuaca yang sangat dingin.

Sebelum memar itu muncul, ia merasa pusing seminggu dan muncul memar seperti jaring di tubuhnya. Saat memeriksakan diri, awalnya dokter mendiagnosisnya dengan livedo reticularis, masalah kulit yang disebabkan pembuluh darah yang kejang dan sirkulasi darah yang buruk di dekat permukaan kulit.

Namun para dokter masih penasaran apa sebenarnya yang terjadi dan akhirnya mengambil sampel darah. Mereka sangat terkejut saat menemukan darah wanita tersebut bukannya berwarna merah terang, malah justru bening tak berwarna.

"Sel darah merahnya yang membawa oksigen, menumpuk dan menjadi gumpalan. Hasil laboratorium menunjukkan bahwa wanita tersebut mengalami penyakit cold agglutinin," tulis situs Daily Mail.


Normalnya, protein tertentu di dalam darah akan mencari dan menghancurkan patogen yang menyerang tubuh seperti virus dan bakteri. Namun kondisi ini menyebabkan patogen tersebut justru menempel di sel darah merah dan mengikat mereka menjadi gumpalan.

Pada akhirnya sel darah merah akan hancur dan menyebabkan pengidapnya kekurangan oksigen dalam darah dan menjadi anemia. Kemungkinan besar kondisi ini dipicu oleh suhu minus 9 derajat di lokasi wanita yang tak disebut namanya tersebut.

Sang nenek juga mengaku bahwa dua minggu sebelumnya ia terkena infeksi virus sebelum muncul memar, yang mungkin memperburuk kondisi tersebut. Karena pada umumnya cold agglutinin disebabkan adanya masalah tertentu seperti infeksi, penyakit autoimun lainnya, atau kanker tertentu.

Kini pasien sedang dirawat di rumah sakit selama seminggu dan dijaga untuk tetap hangat dan diberikan transfusi darah. Usai pengobatan, rasio sel darah merah hingga volume darah totalnya telah bertambah banyak. Anemia dan rasa pusing yang ia rasakan juga sudah menghilang selama seminggu, namun memar ungu tersebut masih tetap ada di sekujur tubuhnya.



Simak Video "Wanita Ini Mendadak Alergi Air Usai Melahirkan"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/fds)