Senin, 30 Sep 2019 07:29 WIB

Fakta atau Mitos? Benarkah Susu Murni Sebabkan Maag Makin Parah?

Akfa Nasrulhak - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Sebagian orang berpendapat gejala asam lambung akan membaik setelah minum susu. Namun, ada juga yang berpikir sebaliknya. Jadi sebenarnya, apakah orang yang memiliki asam lambung boleh minum susu?

Pada dasarnya, asam pada lambung diperlukan untuk proses pencernaan dan membunuh bakteri berbahaya yang pada makanan. Namun jika kandungan asam di lambung terlalu banyak, kondisi tersebut bisa memicu sakit maag dengan gejala seperti nyeri ulu hati, sering bersendawa, dan perut kembung.

Menurut Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr Helmin Agustina Silalahi, tidak ada data yang menunjukkan susu murni dapat memperparah sakit maag. Jika Anda setelah minum susu timbul kembung dan diare, dimungkinkan hal itu terjadi karena memang Anda menderita intoleransi terhadap laktosa.


"Salah satu komponen dalam susu, di mana terjadi ketidakmampuan tubuh untuk mengolah laktosa dan menganggap laktosa sebagai benda asing yang harus dibuang sehingga timbul diare dan kembung. Hal ini merupakan kondisi yang terjadi secara individu yang sensitif terhadap laktosa saja, jadi tidak berlaku umum," ujar dr Helmin kepada detikHealth baru-baru ini.

dr Helmin menambahkan, saat seseorang mengalami sakit maag, maka terjadi penurunan asam yang signifikan. Dengan minum susu yang tidak terlalu asam dibanding asam lambung, maka justru akan membantu netralisir asam lambung sehingga dapat membantu meringankan gejala yang terjadi.

"Susu murni dapat dikonsumsi kapanpun selama tidak ada riwayat sensitif terhadap susu maupun kandungannya. Namun jika sudah diketahui ada riwayat tersebut, sebaiknya hindari minum susu atau minum susu bersama makanan lainnya," ujarnya

Begitu juga dengan produk susu olahan lainnya seperti yogurt dan keju, yang dapat dikonsumsi penderita maag. Namun, perlu diingat apakah penderita maag tidak memiliki riwayat sensitif terhadap susu maupun kandungannya. Namun jika sudah diketahui ada riwayat tersebut, sebaiknya hindari saja.


Jika maag makin parah, lanjut dr Helmin, sebaiknya segera netralisir dengan bahan yang dapat mengurangi keasaman lambung seperti obat maag contohnya antasida (anti-acid). Sebab, jika maag dibiarkan bisa mengganggu aktivitas dan produktivitas. Bahkan maag bisa semakin parah.

"Antacid memiliki kemampuan menetralisir kadar asam dan kerjanya lokal. Jadi bekerja sangat cepat untuk menetralisir asam lambung sehingga gejalanya berkurang dengan cepat," ujar dr Helmin.

Salah satu obat pereda maag yang mengandung antasida adalah Promag. Bahan aktif antasida yang terkandung dalam Promag di antaranya magnesium hidroksida, hydrotalcite, dan kalsium karbonat. Bahan aktif tersebut berfungsi untuk menetralkan asam lambung sehingga rasa sakit maag pun bisa reda dengan cepat. (akn/akn)