Rabu, 09 Okt 2019 18:25 WIB

Pengidap HIV-AIDS di Kudus Hingga Agustus 2019 Capai 98 Orang

Akrom Hazami - detikHealth
HIV merupakan virus yang belum ada obat untuk menyembuhkannya (Foto: iStock) HIV merupakan virus yang belum ada obat untuk menyembuhkannya (Foto: iStock)
Kudus - Pengidap human immunodeficiency virus dan acquired immune deficiency syndrome (HIV-AIDS) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada bulan Agustus 2019 dilaporkan mencapai 98 orang. Pengidap berasal dari kelompok usia 19-45 tahun.

"Di Kudus hingga akhir bulan Agustus 2019 lalu ada sebanyak 98 penderita HIV/AIDS," kata Koordinator Kelompok Dampingan Sebaya (KDS) dan Kaukus Masyarakat Anti Narkoba Eni Mardiyanti kepada media usai Rapat Koordinasi Komisi Penanggulangan AIDS di kompleks kantor Pemerintah Kabupaten Kudus, Rabu (9/10/2019).

Eni menjelaskan sebagian besar pengidap HIV-AIDS di Kudus adalah laki-laki. Perilaku seks berisiko disebut jadi salah satu hal yang memicu penyebaran penyakit.



Plt Bupati Kudus M Hartopo menjelaskan untuk menanggulanginya pemerintah kabupaten berencana melakukan pemetaan terlebih dahulu. Setelah itu akan dilakukan pendekatan bertemu dengan pihak terkait agar mau menjalani pengobatan.

"Mudah-mudahan penyakit ini dapat ditekan. Sehingga di Kudus bisa zero infeksi," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Joko Dwi Putranto berharap ke depannya di Kudus tidak ada lagi pengidap HIV-AIDS.



Simak Video "Virus HIV Bisa Dihambat Sama Obat ARV"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)