Jumat, 11 Okt 2019 05:22 WIB

KPPIKG, Ajang Unjuk Gigi Hasil Riset Anak Bangsa

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
KPPIKG. Foto: Sarah Oktaviani Alam/detikHealth KPPIKG. Foto: Sarah Oktaviani Alam/detikHealth
Jakarta - Hari ini Kamis (10/10), Kursus Penyegar dan Penambah Ilmu Kedokteran Gigi (KPPIKG) kembali digelar pada 10-13 Oktober 2019. Acara bertaraf internasional yang ke-18 ini menjadi ajang pertemuan para praktisi kedokteran dan para akademisi di bidang gigi dari berbagai negara di dunia.

Dengan membawa tema Engaging in Global Oral Health Translating Advanced Research Into Integrated Clinical Practice', KPPIKG ingin menyebarkan riset-riset yang telah dihasilkan dari fakultas kedokteran gigi Universitas Indonesia.

"Hal ini dilakukan agar riset itu bisa dimanfaatkan untuk para klinis dalam melakukan perawatan pasien, sehingga dapat meningkatkan pelayanan kesehatan," jelas Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Prof dr Lindawati Soetanto, drg, SpPros(K) pada detikcom, Kamis (10/10/2019).



Selain itu, kegiatan ini juga menjadi tempat bertukar ilmu serta pengalaman yang berkaitan dengan cara dalam menghadapi masalah-masalah kesehatan gigi yang global.

"Makanya, kami juga sedang mensosialisasikan terus tentang kesehatan gigi, karena ini merupakan titik awal untuk kesehatan umum. Tanpa kita mengunyah makanan dengan baik, nutrisi akan terganggu. Dan ini juga tentunya akan berpengaruh pada tubuh," ujarnya.

Bersamaan dengan acara KPPIKG 2019 ini, terdapat beberapa kegiatan lainnya yang tentunya terkait di bidang kesehatan gigi. Seperti acara seminar dengan pembicara yang berasal dari berbagai belahan dunia, pameran alat kesehatan gigi, dan tidak lupa beberapa produk yang tentunya untuk perawatan mulut, gigi, dan gusi.

Acara ini juga bekerja sama dengan 2nd International Seminar on Clinical and Research in Dentistry dan 4th International Workshop in Dental Research.



Simak Video "Ini Dia Rapor Merah Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)