Jumat, 11 Okt 2019 16:03 WIB

Usus Wiranto Kena Tusuk, Ini Bahayanya Kalau Sampai Sobek

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menko Polhukam Wiranto. (Foto: Yulida/detikcom) Menko Polhukam Wiranto. (Foto: Yulida/detikcom)
Jakarta - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Mahfud Md, menjenguk Menko Polhukam Wiranto yang kemarin terkena luka tusuk. Meski keadaannya sudah membaik pasca operasi, Mahfud menyebut tusukan mengenai usus Wiranto.

dr Wisnu Pramudito D. Pusponegoro, SpB, dari Perhimpunan Dokter Emergency Indonesia mengatakan luka tusuk di perut bisa menyebabkan cedera baik di organ padat seperti hati, limpa dan ginjal dan juga organ berongga seperti usus. Penanganan ketika terkena luka tusuk di usus berbeda dengan organ padat.

"Kalau trauma tembus atau robek pada organ berongga, usus kan ada isinya seperti cairan usus, kuman normal dan udara usus atau gas jadi kalau usus tembus, berarti problemnya bukan pendarahan tapi kontaminasi rongga perut," katanya kepada detikcom, Jumat (11/10/2019).


Karena luka tusuk, kuman di dalam usus yang sebetulnya aman dan normal jika di dalam usus akan berubah menjadi infeksi di rongga perut. Jadi problem utama adalah kontaminasi dan infeksi di usus dan rongga perut.

"Jadi memang setiap ada luka tembus pada dinding perut kita lakukan operasi dan eksplorasi untuk melihat cederanya di mana saja," tambahnya.

Apabila usus dan lambung terkena luka tusukan, persentase untuk mengalami infeksi karena cairan usus bercampur dengan cairan asam lambung dan mencederai organ lain.

"Fesesnya bisa keluar di rongga perut jadi harus dibersihkan juga. Jadi penanganannya tergantung pula pada usus bagian mana yang kena," pungkasnya.



Simak Video "Mengenal Faktor Risiko Kanker Usus"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)