Jumat, 11 Okt 2019 17:50 WIB

Wiranto Luka Tusuk di Usus, Komplikasi Ini Bisa Muncul Bila Tak Cepat Diobati

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menko Polhukam Wiranto (Jefrie/detikcom) Menko Polhukam Wiranto (Jefrie/detikcom)
Jakarta - Menko Polhukam Wiranto mengalami luka tusuk yang mengenai usus saat diserang pria bersenjata tajam di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). Kondisi ini butuh penanganan khusus agar tidak terjadi komplikasi.

Ada beberapa komplikasi yang bisa muncul saat seseorang terluka di bagian usus. Hal ini terjadi karena usus merupakan organ vital dengan jaringan lunak yang berisi gas, cairan, bahkan kuman.

dr Wisnu Pramudito D. Pusponegoro, SpB, dari Perhimpunan Dokter Emergency Indonesia menyebut jika usus robek, penanganannya adalah perut harus dicuci untuk mengurangi jumlah bakteri yang menyebar ke organ lain.

"Komplikasinya kalau tidak bisa mencakup semua tempat kita cuci, karena usus kan berlekuk-lekuk, kalau ada kuman yang menumpuk akan menyebabkan pocket abscess atau kumpulan nanah," katanya kepada detikcom, Jumat (11/10/2019).


Abses perut disebabkan oleh bakteri yang biasanya masuk ke perut sebagai akibat dari trauma tembus, pecahnya usus, atau luka tusuk dan kecelakaan. Ketika terjadi, nanah akan berkumpul di lipatan usus yang tak bersih sehingga memunculkan perlengketan usus. Lama kelamaan, nanah akan memiliki sifat seperti lem yang akan memunculkan masalah baru.

"Usus kan kayak selang. Kalau tertekuk, nggak lancar dia. kalau meradang, lukanya akan jebol. Lumayan parah kalau kena usus meski semuanya tergantung respon time. Sengan begitu, kontaminasinya belum terlalu banyak jadi kuman yang beredar belum berkembang biak," pungkasnya.



Simak Video "Viral Video Paru-paru Jadi Hitam karena Merokok Puluhan Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)