Sabtu, 12 Okt 2019 12:35 WIB

Pakai Air Mineral dalam Kemasan untuk Susu Anak, Bagus Nggak Sih?

Akfa Nasrulhak - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Air minum, karena memang untuk dikonsumsi tentu harus bebas dari bahan-bahan yang berpotensi mengakibatkan gangguan kesehatan. Misalnya air kemasan, seiring dengan berkembangnya teknologi, kini telah banyak pilihan jenis minuman.

Menurut Head of Medical Kalbe Nutritionals dr Muliaman Mansyur saat ini air minum dalam kemasan hadir dalam beberapa kategori mulai dari air mineral, air bebas mineral, dan air alkali. Tentunya dalam membuat air kemasan harus berasal dari sumber air yang bersih, biasanya bersumber dari air pegunungan.

"Itu karena dianggap belum tercemar baik fisik (bau dan rasa) maupun kimia dari mineral dan partikel yang berbahaya. Setelah itu akan masuk ke pabrik dan di sinilah ditentukan diproses mau dikemas seperti apa. Apakah menambah mineralnya, membuat jadi lebih basa (ph8) atau membuat memurnikan dengan membuang semua mineralnya," ujar dr Muliaman kepada detikHealth baru-baru ini.


Menurut dr Muliaman, air yang kita minum sehari-hari pasti mengandung mineral. Tapi kita tidak tahu berapa jumlah mineral tersebut. Pada air kemasan biasanya dicantumkan di kemasan dan kadang mineral juga diperlukan pada saat keringat banyak atau sedang olahraga. Saat ini juga tersedia sport drink yang khusus air pengganti ion.

Nah, bagi anak dan balita, karena memang pencernaannya masih sensitif, tentu harus memilih air yang baik, apalagi untuk melarutkan susu bayi atau makanan bayi. Biasanya orang menyeduh susu untuk si kecil menggunakan air dalam kemasan.

"Pada umumnya air kemasan yang digunakan mempunyai kandungan mineral, yang akhirnya dapat mengubah komposisi yang sudah terkandung baik di dalam susu bubuknya," ujarnya.

Karena itu, lanjut dr Muliaman, untuk pelarutan susu dan makanan si kecil sebaiknya gunakan air bebas mineral. Karena air bebas mineral dalam prosesnya yang bertahap mengeluarkan semua mineral yang ada, jadi tanpa adanya kandungan mineral.

"Air tanpa mineral kalau di Jepang dan Eropa lebih diperuntukkan untuk melarutkan susu dan makanan bayi. Karena tidak adanya kandungan mineral di dalamnya maka tidak akan merusak atau menambahkan kandungan zat gizi mineral yang ada di susu dan makanan bayi-anak. Jadi bisa menjaga kemurnian nutrisinya," jelasnya.


Salah satu air bebas mineral yang bisa Anda pilih adalah Morinaga Heiko+ Water, inovasi dari Morinaga Research Center Jepang yang telah berpengalaman lebih dari 102 tahun untuk mendukung keluarga. Morinaga Heiko+ Water juga berasal dari sumber mata air pegunungan yang telah melalui proses 8 tahapan termasuk menggunakan proses Ultra High Temperature (UHT 141 derajat) dan Aseptic Filing.

Artinya, air ini dapat membuat si kecil terhindar dari bakteri dan virus serta kuman penyakit lain yang bisa menyebabkan si kecil mengalami water bourne disease. Morinaga Heiko+ Water juga dapat dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga.

Simak Video "Lelah Dengan Tekanan Sosial? Jangan Malu Curhat ke Psikolog"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/up)