Selasa, 15 Okt 2019 07:30 WIB

Jalani Diet Keto? Ini 5 Kesalahan yang Harus Dihindari

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Diet keto menjadi salah satu cara yang dipilih untuk menurunkan berat badan. (Foto: Shutterstock) Diet keto menjadi salah satu cara yang dipilih untuk menurunkan berat badan. (Foto: Shutterstock)
Jakarta - Diet ketogenik atau lebih dikenal dengan keto adalah diet tinggi protein, lemak, serta rendah karbohidrat. Diet ini memaksa tubuh untuk membakar lemak yang disimpan dalam tubuh untuk menjadi energi atau ketosis.

Banyak orang yang berpendapat, menjalani diet keto ini mudah karena hanya melibatkan beberapa penyesuaian kecil. Namun, menurut ahli diet klinis dari Rumah Sakit Universitas Pennsylvania, Melissa Bailey, RD, sebenarnya untuk membuat tubuh mencapai ketosis itu tidak mudah.

Hal ini karena tubuh harus terbiasa mengurangi asupan karbohidrat dan lebih banyak mengkonsumsi lemak. Tak jarang, para pemula yang baru memulai diet ini melakukan kesalahan yang berdampak buruk pada kesehatan.

Dirangkum dari Times of India, beberapa kesalahan ini umum dilakukan orang-orang saat mengikuti diet keto.


1. Tidak cukup minum air

Saat menjalani diet keto, tubuh akan membakar lemak untuk bahan energi sehingga membutuhkan banyak cairan. Jika orang yang sedang menjalani diet keto tidak cukup minum, maka metabolisme tubuh akan melambat dan menghambat proses penurunan berat badan. Air juga membantu dalam sirkulasi yang dapat mengeluarkan racun dan membakar lemak.

2. Terlalu banyak mengonsumsi susu

Susu memang merupakan sumber asupan yang rendah karbohidrat dan tinggi lemak yang sempurna. Namun, kelebihan asupan produk susu seperti keju, justru malah akan merusak rencana diet. Banyak produk susu yang mengandung gula yang memang tidak baik untuk seseorang yang sedang diet keto.

3. Tidak cukup asupan lemak

Diet keto memang menggunakan lemak sebagai bahan bakar pengganti karbohidrat dalam tubuh, sehingga dianjurkan untuk mengonsumsinya. Namun, karena anggapan umum yang mengatakan lemak dapat membuat gemuk, maka orang tersebut tidak mengonsumsinya dalam jumlah yang tepat.

Tidak mengkonsumsi lemak dalam jumlah yang tepat dapat merusak fungsi dan metabolisme hormon. Bahkan setelah memakannya, seseorang akan merasa lesu karena kekurangan mikro dan nutrisi makro. Konsumsi jenis lemak yang tepat dan sertakan lemak hewani, minyak zaitun, dan lemak tak jenuh dalam program diet.

4. Terlalu banyak ngemil

Ngemil adalah cara termudah untuk menambahkan kalori ekstra dan berlebih dalam program diet. Diet keto sendiri memiliki efek yang memuaskan, hingga tidak ada lagi keinginan untuk ngemil. Tapi, jika masih merasa lapar, bisa menyesuaikan menu camilan dengan makan kacang-kacangan, keju, ataupun alpukat. Namun perlu diingat, kegiatan ngemil ini hanya boleh dilakukan jika merasa lapar yang berlebihan di antara waktu makan yang telah di tetapkan.

5. Tidak cukup tidur

Jika ingin diet keto yang dijalani berhasil, maka seseorang perlu tidur selama 7-8 jam. Ini akan membantu tubuh untuk memperbaiki dirinya sendiri. Kesulitan tidur dapat meningkatkan keinginan untuk mengkonsumsi hal-hal yang manis dan menyebabkan stres. Hal ini dapat mempengaruhi produksi keton dalam tubuh. Zat kortisol yang tinggi dapat menyebabkan penambahan lemak yang tidak diinginkan.



Simak Video "Ketika Anak Beranjak Remaja Minum ASI, Apa Efeknya?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)