Rabu, 16 Okt 2019 18:26 WIB

Waspada Tanda-tanda Kelebihan Asupan Gula, Susah Tidur Salah Satunya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kelebihan gula bisa membuatmu sulit untuk tertidur. Foto: Dok. iStock Kelebihan gula bisa membuatmu sulit untuk tertidur. Foto: Dok. iStock
Jakarta - Seringkali tanpa disadari, asupan gula yang masuk ke dalam tubuh ternyata lebih dari yang seharusnya. Hal ini bisa berdampak buruk untuk kesehatan, menyebabkan berbagai penyakit.

Hanya saja mungkin sulit bagi sebagian besar orang bertahan hidup tanpa gula. Gula senantiasa hadir di dalam makanan seperti coklat hingga secangkir teh yang diminum setiap pagi.

Dikutip dari Times of India, berikut beberapa tanda yang bisa menjadi peringatan asupan gula di tubuh berlebih.



1. Gerakan tubuh melamban

Gula penting untuk kebutuhan energi, namun bila dikonsumsi tidak terkendali efeknya malah bisa menurunkan tingkat energi. Hal ini akan membuat seseorang merasa lelah, mengantuk, dan mungkin beraktivitas lebih lamban dari biasanya.

2. Menambah berat badan dan terasa kembung

Asupan gula berlebih bukan nutrisi yang baik, seperti protein ataupun serat yang dapat mengatur pencernaan serta membantu fungsi lainnya. Gula sangat tinggi akan kalori, sehingga bisa membuat berat badan naik dan merasa kembung. Gula juga meningkatkan kadar insulin dalam tubuh berisiko menciptakan resistensi sehingga akan sulit melawan kenaikan berat badan.

3. Merusak selera terhadap gula

Kelebihan asupan gula atau makanan manis bisa merusak selera seseorang terhadap rasa tersebut. Jika terlalu banyak, seseorang malah tidak akan menyukai hal-hal yang terkait dengan rasa manis ataupun gula, dan akan berdampak dalam jangka yang panjang.

4. Mengalami gejala kabut otak

Terlalu banyak gula dapat menyebabkan kadar gula darah naik dan dapat dikaitkan dengan gejala brain fog atau kabut otak. Kabut otak merupakan masalah kelelahan mental yang kadang terjadi. Gangguan otak ini dapat menghambat kemampuan berpikir seseorang.

Istilah kabut otak menggambarkan sesuatu yang menyelimuti otak, seperti kabut hingga melemahkan kemampuan kognitif. Jika muncul gejala seperti ini, segera batasi konsumsi gula dan makanan manis lainnya.

5. Insomnia

Jika memiliki kebiasaan makan sesuatu yang manis saat larut malam ataupun setelah makan malam, mulai sekarang harus dikendalikan. Kebiasaan mengonsumsi makanan manis ataupun mengandung gula dapat menyebabkan gangguan tidur atau insomnia.

Hal ini karena gula melepaskan energi yang tidak seimbang pada tubuh yang harusnya beristirahat. Saat produksi melatonin dalam tubuh terhambat, maka akan menyebabkan seseorang tidak dapat tidur dengan nyenyak.



Simak Video "Waspada! Ini Bahaya Konsumsi Makanan Manis Bagi Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)