Kamis, 17 Okt 2019 09:58 WIB

Penting! Mengenal Jenis-jenis Pertolongan Pertama untuk Henti Jantung

Michelle Natasya - detikHealth
Ilustrasi pemberian pertolongan pertama pada pasien henti jantung. Foto: iStock Ilustrasi pemberian pertolongan pertama pada pasien henti jantung. Foto: iStock
Jakarta - Henti jantung mendadak bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Henti jantung terjadi ketika jantung berhenti atau tidak bisa mengeluarkan nadi sehingga kehilangan fungsi jantung untuk memompa darah.

Saat terjadi henti jantung, pertolongan pertama harus segera diberikan. Menurut dr Dafsah Juzar, SpJP, dokter spesialis jantung sekaligus kepala staff medis emergency dan ICCU RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, terdapat beberapa hal penting yang mempengaruhi keberhasilan pertolongan pertama korban henti jantung. Seperti secepatnya minta bantuan, secepatnya berikan kompresi, secepatnya lakukan kejut listrik, dan secepatnya memberikan obat.

Basic Cardiac Life Support (BCLS) dan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) merupakan pertolongan pertama yang dapat diberikan bagi korban henti jantung. Walaupun sama-sama untuk pertolongan pertama, namun keduanya memiliki beberapa perbedaan.



"BCLS itu bagian dari ACLS. Yang membedakan itu kalau sudah masuk ACLS berarti sudah ada pemberian obat, ada intervensi jalan napas, dan pemberian kejut jantung. Biasanya ACLS dilakukan oleh tim medis seperti paramedis, dokter, dan perawat. Kalau BCLS biasanya yang diberikan orang awam hanya sampai tahap kompresi," jelas dr Dafsah.

Saat terjadi henti jantung, pertolongan pertama harus segera diberikan. dr Dafsah menjelaskan, jika henti jantung tidak segera dikompresi, suplai oksigen oleh darah ke otak akan terhenti. Dalam waktu dua menit saja, kondisi ini akan menimbulkan kerusakan otak.

"Rata-rata waktu krusial untuk beri pertolongan pertama itu 2 sampai 5 menit. Kalau lewat dari itu, biasanya jantung tidak bisa lagi kembali," pungkasnya.



Simak Video "Atasi Diare Pertama dengan Buat Cairan Oralit Sendiri!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)