Kamis, 17 Okt 2019 10:45 WIB

Laporan WHO: 2 Miliar Orang Alami Masalah Penglihatan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sekitar 2 miliar orang di dunia hidup dengan penglihatan buruk (Foto: thinkstock) Sekitar 2 miliar orang di dunia hidup dengan penglihatan buruk (Foto: thinkstock)
Jakarta - Masalah penglihatan saat ini memengaruhi banyak orang di seluruh dunia. Sebuah laporan baru dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menunjukkan ada lebih dari dua miliar orang hidup dengan kondisi mata buruk, baik itu penglihatan buruk atau kebutaan.

Rabun jauh, mata picik, glaukoma, dan katarak adalah masalah penglihatan umum yang paling memengaruhi seluruh orang di dunia. Laporan ini menyoroti perlunya berfokus pada peningkatan perawatan mata karena kondisi tersebut dapat dicegah dan diobati.

"Kondisi mata dan gangguan penglihatan tersebar luas dan seringnya tidak diobati," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Gheberus, dikutip dari Medical Daily.

Keterbatasan akses ke perawatan kesehatan mata adalah salah satu alasan utama meningkatnya orang dengan masalah penglihatan. Gaya hidup yang buruk, usia, dan sulitnya mendapat pelayanan menjadi faktor pendukung banyaknya orang mengalami masalah penglihatan.



"Tidak dapat diterima bahwa 65 juta orang memiliki mata buruk yang sebenarnya bisa diperbaiki dalam semalam atau 800 juta orang berjuang karena tidak punya kacamata," tambahnya.

Negara berpenghasilan menengah disebut memiliki kerentanan dalam mengalami masalah kesehatan mata. WHO menyebut layanan perawatan mata harus disediakan lebih dekat dengan masyarakat.

"Jutaan orang memiliki gangguan penglihatan yang parah dan tidak dapat berpartisipasi dalam masyarakat secara maksimal karena mereka tidak dapat mengakses layanan rehabilitasi," pungkas Alarcos Cieza, kepala upaya WHO untuk pencegahan kebutaan dan tuli, kecacatan dan rehabilitasi.



Simak Video "WHO Tetapkan Kecanduan Game Sebagai Gangguan Mental"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)