Kamis, 17 Okt 2019 17:35 WIB

Indera Perasa di Lidah Pria Ini Hilang, Apa Penyebabnya?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi lidah. Foto: Thinkstock Ilustrasi lidah. Foto: Thinkstock
Jakarta - Seorang pria asal Singapura memeriksakan diri setelah merasakan nyeri dan memerah di lidahnya serta rasa terbakar sekitar bibirnya nyaris selama enam bulan. Namun saat dokter mengecek keadaan pria ini, rupanya mereka menemukan sesuatu yang aneh.

Umumnya, lidah manusia bertekstur karena adanya indera perasa atau 'papillae', yang merupakan bintil-bintil kecil di lidah yang berfungsi untuk merasakan. Lidah pria berusia 64 tahun ini justru sangat halus, tanpa tekstur.

Dilaporkan Live Science, para dokter dari National University of Singapore ini menyebutkan bahwa indera perasa pria ini hilang karena sebuah kondisi unik bernama glossitis atropik. Kondisi ini terjadi saat adanya peradangan di lidah yang menyebabkan perubahan warna dan tekstur termasuk hilangnya 'papillae', demikian menurut Health Line.


Yang menjadi penyebab pria ini mengalami kondisi tersebut terlihat dari tes darah yang ia jalani. Yakni kadar vitamin B12-nya sangat rendah. Sehingga dokter mendiagnosisnya dengan pernicious anemia, di mana seseorang memiliki sel darah merah sedikit karena kekurangan vitamin tersebut.

"Dalam beberapa kasus, orang terkena pernicious anemia karena sistem imun menyerang protein yang dibutuhkan untuk penyerapan vitamin B12. Sehingga diperlukan tes lebih jauh untuk menunjukkan apakah ada bentuk autoimun dari kondisi pria tersebut," tulis situs Live Science.

Sel darah merah mengandung protein bernama myoglobin yang penting bagi kesehatan otot, termasuk otot lidah. Beruntung bagi pria ini, anemia ini bisa ditangani dan diobati dengan baik. Umumnya pasien akan diberikan dosis vitamin B12 dalam dosis besar, bisa dalam bentuk suntikan atau tablet.

Dalam kasus pria ini, ia menerima suntikan vitamin B12. Dan dalam satu bulan, lidahnya kembali normal lagi. Akan tetapi, ia harus terus mendapatkan suntikan vitamin ini secara rutin agar tak lagi mengalami kekurangan vitamin B12.



Simak Video "Ini Dia Rapor Merah Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/wdw)