Sabtu, 19 Okt 2019 10:15 WIB

43% Bumil Setop Bayar Iuran BPJS Kesehatan Pascabersalin, Apa Solusinya?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Kepatuhan peserta membayar iuran jadi masalah yang dihadapi BPJS Kesehatan. (Foto: Pradita Utama) Kepatuhan peserta membayar iuran jadi masalah yang dihadapi BPJS Kesehatan. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta - Studi data administrasi dari tahun 2016-2018 oleh BPJS Kesehatan menemukan banyak peserta ibu hamil (bumil) yang hanya mendaftar sesaat sebelum persalinan dan setelah itu setop bayar iuran. Hal ini disebut menyebabkan BPJS Kesehatan rugi sampai Rp 206.890.964.784.

Deputi Direksi Bidang Riset dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Citra Jaya, menjelaskan lebih detail bahwa sekitar 64,7 persen ibu hamil baru mendaftar peserta BPJS Kesehatan satu bulan sebelum melahirkan. Dari 219.466 peserta bukan penerima upah (PBPU), ada 150.080 peserta atau sekitar 68 persen yang menjalani persalinan normal dan sesar di rumah sakit menunggak iuran.

"Mayoritas mendaftar satu bulan menjelang persalinan. Pascapersalinan ternyata 43 persen langsung berhenti membayar iuran," ujar Citra saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dan ditulis Sabtu (19/10/2019).


Menanggapi hal ini ada beberapa solusi yang menurut Citra bisa dipertimbangkan berkaca dari pengalaman negara lain. Salah satunya adalah menerapkan periode tunggu sampai enam bulan dari saat pertama kali mendaftar.

"Ada yang menetapkan waiting period, masyarakat diberi waktu tertentu sebelum mendapatkan biaya persalinan. Kalau belum 6 bulan engga boleh dapat pembiayaan," ungkap Citra.

"Ada kebijakan yang bisa diadopsi. Waktu tunggu, pembiayaan di muka, atau urun biaya," lanjutnya.

Studi melihat ketidakpatuhan membayar iuran usai bersalin bisa karena faktor ketidakmampuan peserta dalam membayar iuran atau ketidaktahuan bagaimana metode pembayaran iuran tersebut. Selain itu bisa juga karena memang pembayaran iuran BPJS Kesehatan tidak dimasukkan ke dalam prioritas utama belanja keluarga.

"Yang lain JKN itu prioritasnya sekian lah, bukan yang utama," pungkas Citra.



Simak Video "Proyek 'Dum-Duum', Langkah Polewali Mandar Cegah Kematian Ibu Hamil"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)