Sabtu, 19 Okt 2019 16:33 WIB

Hadapi Orang yang Suka Pamer Kemaluan Seperti di Depok, Harus Bagaimana?

Michelle Natasya - detikHealth
Sikap untuk menghadapi orang dengan ekshibisionisme. Foto ilustrasi: iStock Sikap untuk menghadapi orang dengan ekshibisionisme. Foto ilustrasi: iStock
Jakarta - Viral di media sosial cerita perempuan berinisial BD menjadi korban aksi ekshibisionisme. Seorang pria bermotor tiba-tiba memperlihatkan kemaluannya saat berhenti di pinggir jalan Depok. Dalam sepekan ini bahkan sudah dua kali kejadian serupa terjadi di kota Depok. Kejadian kedua terjadi di atas angkot yang berpenumpang.

Ekshibisionisme merupakan sebutan bagi aksi memamerkan alat kelamin oleh pelaku. Tujuan utamanya adalah untuk menimbulkan reaksi kaget dari korban. Dengan aksi ini, pelaku mendapatkan kepuasan seksual dari reaksi orang yang takut atau bahkan panik saat melihat ulahnya.



Oleh karena itu, dalam menanggapi kasus ekshibisionisme, psikolog klinis Felicia Illina Nainggolan menyarankan para korban untuk tetap tenang. Korban harus memperlihatkan seolah-olah tidak peduli dengan kegiatan pelaku.

"Pelaku ekshibisionisme puas ketika melihat orang lain kaget, takut, cemas, atau jijik. Ekspresi ini akan membuat pelaku senang. Selain itu, segera alihkan posisi tubuh supaya tidak lagi menghadap pelaku," kata psikolog yang kerap disapa Cia, pada detikcom beberapa waktu lalu.

Myisha, seorang pembaca detikHealth di Jakarta yang pernah menjadi korban aksi ekshibisionisme beberapa kali, belajar bahwa para pelaku ekshibisionisme cenderung senang ketika korban berteriak ketakutan. Sebaliknya apabila tidak dipedulikan, alias korban pura-pura cool, pelaku biasanya malah merasa jengkel.

Senada, psikiater dr Andri, SpKJ, FAPM dari Klinik Psikosomatik, RS Omni Alam Sutera, juga menyarankan agar seseorang yang menghadapi pelaku sebisa mungkin tidak heboh menanggapinya.

"Jadi biasa saja sikapnya. Kalau kita biasa saja, malah membuat dia akan lebih tidak nyaman karena tujuannya tidak berhasil," pungkasnya.


Simak Video "Viral! ODGJ Bantu Buka Jalan Ambulans di Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)