Senin, 21 Okt 2019 15:56 WIB

Pamitan Sebagai Menkes 2014-2019, Ini 5 Fakta tentang Nila F Moeloek

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Menkes 2014-2019, Nila F Moeloek bersama seorang peserta lomba lari berkostum Gatotkaca di kementerian kesehatan. (Foto: Nabila Ulfa Jayanti/detikHealth) Menkes 2014-2019, Nila F Moeloek bersama seorang peserta lomba lari berkostum Gatotkaca di kementerian kesehatan. (Foto: Nabila Ulfa Jayanti/detikHealth)
Jakarta - Nila F Moeloek, atau lengkapnya Prof Dr dr Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, SpM, merupakan Menteri Kesehatan RI pada periode 2014-2019. Dokter mata lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) tersebut baru saja menggelar perpisahan dengan wartawan kesehatan.

Perpisahan tersebut digelar di kediamannya, Komplek Mikasa Jalan Patra Kuningan B3 Jakarta Selatan. Lebih dari 30 juru warta yang sehari-hari bertugas di Kementerian Kesehatan, berbagi cerita di momen mengharukan tersebut.

Di kalangan wartawan kesehatan, Nila Moeloek dikenal sangat bersahabat. Sebelum menjadi menteri, sosoknya memang sudah akrab dengan wartawan ketika menjadi Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millennium Development Goals (MDG's) di era presiden Susilo Bambang Yudhoyono.



Berikut beberapa hal tentang sosok Nila F Moeloek:

1. Menteri paling senior di kabinet
Susunan menteri periode 2014-2019 yang dinamakan Kabinet Kerja menempatkan Nila F Moeloek sebagai menteri paling senior atau paling tua, dengan usia 65 tahun saat dilantik. Predikat menteri paling muda pada saat itu disandang Puan Maharani dengan usia 41 tahun lebih 1 bulan.

Namun bila menoleh ke belakang, Nila bukan menteri kesehatan yang paling berumur. Nafsiah Mboi, menteri kesehatan periode sebelumnya, dilantik pada usia 71 tahun menggantikan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih yang meninggal karena kanker paru.

2. Suaminya juga mantan Menkes
Nila F Moeloek merupakan istri dari Prof Dr Farid Anfasa Moeloek, SpOG, Menteri Kesehatan pada Kabinet Pembangunan VII era Soeharto dan Kabinet Reformasi Pembangunan yang dipimpin oleh BJ Habibie.

Keluarga Prof Farid sendiri dikenal sebagai 'dinasti' dokter. Ayahnya, dr H Abdul Moeloek adalah seorang dokter sekaligus tokoh masyarakat yang namanya kini diabadikan menjadi nama salah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Lampung. Sebagian besar saudara dan kerabatnya juga berprofesi sebagai dokter.

Bersama suaminya, Farid Anfasa Moeloek, yang juga mantan Menkes di era BJ Habibie.Bersama suaminya, Farid Anfasa Moeloek, yang juga mantan Menkes di era BJ Habibie. Foto: Firdaus/detikHealth




3. Sempat batal jadi Menkes
Di masa kepemimpunan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), nama Nila F Moeloek, sebenarnya sudah muncul sebagai kandidat kuat Menkes saat itu. Namun di saat-saat terakhir mendadak batal ditunjuk, dan ditugaskan sebagai Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millennium Development Goals (MDG's).

4. Rajin minum jamu
Kepada detikcom, Nila F Moeloek mengaku rutin minum jamu setiap hari untuk memperbaiki daya tahan tubuh. Kencur dan temulawak adalah herba favoritnya yang diminumnya minimal sekali sehari. Tak heran bila dalam kesehariannya, ia selalu kelihatan energik meski usianya sudah tidak muda lagi.

Momen kedekatan Nila F Moeloek dengan para juru warta.Momen kedekatan Nila F Moeloek dengan para juru warta. Foto: Firdaus/detikHealth


5. Sosok 'kakak' yang ramah
Jika kebanyakan pejabat menyapa wartawan dengan sebutan 'teman-teman' atau 'rekan-rekan', Nila F Moeloek punya panggilan tersendiri untuk menyapa juru warta, yakni 'adik-adik'.

"Mau tanya apa, Dik?" sapanya dengan ramah tiap kali mengampiri kerumunan wartawan.

Terima kasih atas pengabdiannya, Kakak Nila! Selamat melanjutkan karya di manapun nanti akan berlabuh.



Simak Video "Dokter Terawan Jadi Menkes, IDI Hargai Keputusan Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)