Selasa, 22 Okt 2019 16:40 WIB

Calon Menteri Bahlil Lahadalia Pernah Busung Lapar, Ini Ceritanya

Firdaus Anwar - detikHealth
Bahlil Lahadalia sempat merasakan busung lapar. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Bahlil Lahadalia memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Sejak hari Senin (21/10), Presiden Jokowi sudah memanggil beberapa tokoh yang akan menjadi calon menterinya.

Bahlil mengaku belum bisa menyebutkan posisi apa yang ditawarkan Jokowi kepada dirinya. Namun demikian ia merasa bangga sebagai anak kampung karena sudah dipanggil oleh presiden untuk mengabdi pada bangsa dan negara.


"Saya dihubungi malam ya dan sebagai anak kampung yang dari daerah, dari Papua, merasa terhormat," kata dia usai bertemu Jokowi, Selasa (22/10/2019).

Sebelum sukses menjadi pengusaha dan kini calon menteri, Bahlil Lahadalia diketahui memiliki masa lalu yang kelam. Bahlil yang berasal dari keluarga miskin harus bekerja keras untuk bisa terus memenuhi kebutuhan hidupnya.

Bahlil mengatakan telah merasakan getirnya hidup sebagai orang miskin. Bahkan, dia mengaku pernah mengalami busung lapar karena kekurangan gizi makanan saat duduk di bangku kuliah.

"Saya pernah busung lapar, semester 6 saya busung lapar. Asli busung lapar. Jadi penderitaan yang benar-benar paling menderita itu saya rasain," katanya saat berbincang dengan detikcom beberapa waktu lalu.

"Jadi belanjanya itu kalau dapat duit beli beras, kita makannya itu setengah nasi, setengah bubur. Kenapa? supaya dapat banyak. Kalau beras sudah habis, itu kami sarapan pagi pakai mangga, mangga buah, mangga muda yang jatuh di samping asrama, itu yang saya makan. Makanya saya pernah sakit busung lapar," lanjutnya.

Busung lapar sendiri adalah kondisi saat tubuh mengalami kekurangan gizi kronis. Para penderitanya berisiko mengalami berbagai penyakit karena sistem imun tubuh tidak bisa bekerja optimal.



Simak Video "dr Reisa Paparkan 3 Jurus Jitu Daerah Jadi Zona Hijau COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)