Jumat, 25 Okt 2019 13:46 WIB

Yang Perlu Diketahui dari Morning Sickness dan Cara Mengatasinya

Alfi Kholisdinuka - detikHealth
Foto: Shutterstock Foto: Shutterstock
Jakarta - Rasa mual dan pusing di pagi hari merupakan gejala yang umum dialami calon ibu pada trimester pertama kehamilannya. Hal ini diakibatkan karena kekurangan vitamin B6 dan adanya perubahan hormon di dalam tubuh. Meski mengganggu, gejala ini tidak membahayakan janin asal dapat ditangani dengan tepat.

Menurut Head of Medical Kalbe Nutritionals dr Muliaman kondisi pada awal kehamilan ini sering disebut dengan morning sickness. Biasanya terjadi pada trimester pertama yaitu tiga bulan awal kehamilan normal. Dikatakan 8 dari 10 ibu hamil bisa mengalami mual dan muntah ini.

"Ada suatu teori penyebab lain dari mual muntah ini yaitu keseimbangan dopamin hormon stres yang dikaitkan dengan nutrisi vitamin B6 dan B12 serta protein dalam tubuh," ujar dr Muliaman kepada detikHealth baru-baru ini.


"Adapun hiperemesis gravidarum adalah bentuk emesis (kondisi muntah selama kehamilan) yang berat di mana ibu tidak bisa sama sekali mengkonsumsi makanan bahkan minuman," imbuhnya.

Menurut dr Muliaman pada kondisi ini perlu dilakukan penanganan yang tepat seperti dirawat ke rumah sakit. Mengingat normalnya gejala mual dan muntah ini akan menghilang saat memasuki usia kehamilan empat bulan.

"Sedangkan pada kondisi emesis ibu diharapkan tetap tenang dan tetap mengkonsumsi makanan dan minuman dalam jumlah kecil tapi sering, jangan memakan makanan yang pedas, berlemak, dan berbau yang merangsang," katanya.

Karena itu dr Muliaman menyarankan pada saat morning sickness ibu hamil tetap perlu nutrisi yang seimbang. Konsumsi susu kehamilan bisa jadi alternatifnya. Hal ini penting agar pertumbuhan janin tidak terganggu.

"Kenapa ini penting karena pada saat mual muntah ini ibu harus dapat nutrisi yang bagus untuk pertumbuhan janinnya. Di dalam susu kehamilan terkandung nutrisi makro (karbohidrat, protein dan lemak) sehingga memberikan kalori yang dibutuhkan saat hamil," tuturnya.


"Disamping itu ada nutrisi mikro seperti folat, zat besi, asam Lemak essential, mineral dan vitamin seperti B6, disebutkan keseimbangan B6 ini juga berperan dalam mengatasi mual dan muntah selama kehamilan," jelasnya.

Maka dari itu, asupan ibu hamil tidak boleh sembarangan, harus yang memiliki nutrisi lengkap. Ibu hamil tentunya tahu pakar terbaik untuk mengembalikan nutrisi yang telah hilang saat muntah. Anda bisa mengurangi frekuensi mual dan muntah dengan konsumsi susu kehamilan khusus trimester pertama terutama yang mengalami mual dan muntah yaitu Prenagen Mommy Emesis.

Prenagen Mommy Emesis telah teruji klinis dapat mengurangi frekuensi mual dan muntah hingga 90% dalam 10 hari.

Simak Video "Cara Bikin Camilan Sehat Bumil untuk Kurangi Morning Sickness "
[Gambas:Video 20detik]
(prf/up)