Senin, 28 Okt 2019 08:25 WIB

Viral Info Gelombang Panas Sebabkan Sel Otak Lemah, Ini Kata Kemenkes

Michelle Natasya - detikHealth
Suhu panas dan terik di Jakarta terhitung tembus 35 derajat celcius. (Foto: Ari Saputra) Suhu panas dan terik di Jakarta terhitung tembus 35 derajat celcius. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Beberapa waktu lalu viral pesan berantai tentang gelombang panas yang melanda Indonesia. Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa cuaca panas ekstrem dapat menyebabkan pelemahan sel otak.

Menanggapi pesan tersebut, Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, dr. Achmad Yurianto mengatakan bahwa cuaca panas tidak bisa secara langsung melemahkan sel otak.


"Sebenarnya kondisi dehidrasi yang mempengaruhi sel otak. Ini juga mempengaruhi artinya membuat kinerja sel otak menurun, bukan melemahkan sel otak," terangnya.

Achmad menjelaskan, sel otak memerlukan energi yang didapat lewat pembuluh darah. Sedangkan, darah komponen terbesarnya adalah air. Jika tubuh kekurangan air dan dehidrasi, maka akan mengganggu sistem tubuh termasuk otak.

Terkait pesan berantai tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga sudah membuat klarifikasi bahwa itu merupakan hoax. BMKG menjelaskan, Indonesia sedang dilanda suhu panas, bukan gelombang panas. Fenomena gelombang panas tidak terjadi di Indonesia.



Simak Video "Jangan Sampai Dehidrasi Selama Bulan Ramadan Ya!"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)