Senin, 28 Okt 2019 12:02 WIB

Kadar Bilirubin Anak Kartika Putri Tinggi, Apa Sih Artinya?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Kartika Putri dan Habib Usman. Foto: (Desi/detikHOT) Kartika Putri dan Habib Usman. Foto: (Desi/detikHOT)
Jakarta - Kartika Putri dan suaminya Habib Usman bin Yahya harus tengah bersedih lantaran anak pertama mereka yang baru saja lahir, Khalisa Aghnia Bahira harus dirawat di rumah sakit. Habib Usman mengatakan bahwa kadar bilirubin putrinya mencapai angka 17.

Apa sih sebenarnya yang dimaksud kadar bilirubin? Bilirubin adalah zat kuning dalam darah. Dikutip dari Healthline, zat ini terbentuk setelah sel-sel darah memerah pecah dan bergerak melalui hati, kantung empedu, dan saluran pencernaan sebelum dikeluarkan.

Saat sel darah merah pecah dalam jumlah yang terlalu banyak, saat itu lah kemampuan hati tidak cukup baik untuk mengolah bilirubin, terutama pada bayi baru lahir. Maka kadar bilirubin akan meningkat atau disebut hiperbilirubinemia. Akibatnya, kulit dan mata akan berubah menjadi kuning.



Kadar bilirubin pada bayi baru lahir memang biasanya meningkat dalam 2-3 hari setelah kelahiran. Namun bila bilirubin lebih dari 10, bayi harus mendapat penanganan serius. Apalagi jika bayi berusia kurang dari 7 hari.

Ada beberapa penyebab kadar bilirubin bayi meningkat, yaitu ketidakcocokan darah dengan ibu yang menyebabkan peningkatan pelepasan bilirubin dari sel darah merah, prematur, kondisi medis seperti pembekuan darah, atau adanya masalah pada ASI.

"Pada bayi baru lahir, produksi bilirubin cenderung meningkat akibat ikatan antara bilirubin indirect dengan protein relatif kurang. Hal ini karena protein bayi baru lahir relatif kurang. Bilirubin indirect harus berikatan dengan albumin supaya bisa masuk ke hati," ujar dokter spesialis anak dr Aditya Suryansyah, SpA, dari RSAB Harapan Kita kepada detikcom beberapa waktu lalu.



Simak Video "Kata Dokter Soal Pria Sulit Lakukan 'Chair Challenge' yang Viral"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/wdw)