Senin, 28 Okt 2019 18:03 WIB

Seputar Bipolar, Gangguan Kesehatan Mental yang Dialami Marshanda

Virgina Maulita Putri - detikHealth
Seputar Bipolar, Gangguan Kesehatan Mental yang Dialami Marshanda Foto: Thinkstock Seputar Bipolar, Gangguan Kesehatan Mental yang Dialami Marshanda Foto: Thinkstock
Jakarta - Sudah menjadi rahasia umum bahwa artis cantik Marshanda mengidap gangguan bipolar atau bipolar disorder. Ia pun kembali buka-bukaan tentang kondisi mentalnya di program Q&A yang tayang di Metro TV pada Minggu (27/10/2019) malam.

Dalam program tersebut, perempuan yang kerap disapa Chacha ini menceritakan bagaimana ia membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menerima kondisinya tersebut. Chacha pun mengaku bahwa bipolar yang kini diidapnya merupakan hadiah dari Tuhan.



Lalu, apa itu bipolar? Bagaimana ciri-ciri penyakit mental ini? Berikut serba-serbi tentang bipolar yang dirangkum detikHealth:

1. Apa Itu Bipolar Disorder?

Bipolar disorder adalah gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan perubahan mood yang ekstrim. Gejalanya meliputi episode depresi dan mania.

Penyakit ini juga biasa disebut sebagai depresi manik. Tidak ada obat yang bisa menyembuhkan bipolar, tapi ada sejumlah perawatan yang bisa dilakukan untuk mengelola gejalanya.

2. Gejala Bipolar Disorder

Dilansir dari Healthline, Senin (28/10/2019) ada tiga gejala utama bipolar disorder yaitu mania, hypomania dan depresi. Ketika mengalami mania, seseorang dengan bipolar disorder bisa merasa bahagia, impulsif, euforia dan penuh energi.

Hypomania biasanya terkait dengan gangguan bipolar II. Gejalanya hampir sama dengan mania tapi tidak terlalu parah. Hypomania mungkin tidak mengakibatkan masalah di kehidupan sehari-hari bagi pengidap bipolar disorder, tapi mereka akan tetap merasa perubahan mood.

Sedangkan dalam episode depresi, seseorang yang menderita bipolar akan mengalami rasa sedih yang mendalam, putus asa, kehilangan energi dan rasa tertarik, terlalu banyak atau kekurangan tidur dan pikiran untuk bunuh diri.

Selain itu, ada beberapa gejala yang membedakan bipolar di perempuan dan laki-laki. Perempuan dengan bipolar biasanya lebih sering mengalami episode depresi, sedangkan laki-laki lebih sering mengalami episode mania.

3. Jenis Bipolar Disorder

Ada tiga jenis bipolar disorder yaitu bipolar I, bipolar II dan cyclothymia. Bipolar I ditandai dengan munculnya satu episode mania.
Seseorang mungkin mengalami hypomania atau episode depresi mayor sebelum dan sesudah episode mania. Jenis bipolar disorder ini mempengaruhi perempuan dan laki-laki.

Bipolar II ditandai dengan satu episode depresi yang berlangsung selama dua minggu. Mereka juga mengalami satu episode hipomania yang berlangsung selama empat hari. Jenis bipolar disorder ini lebih banyak ditemukan di perempuan.

Cyclothymia membuat penderitanya mengalami episode hipomania dan depresi. Gejalanya lebih pendek dan tidak terlalu parah dibandingkan mania dan depresi yang disebabkan bipolar I atau II.



4. Penyebab Bipolar Disorder

Bipolar disorder adalah gangguan kesehatan mental yang umum ditemukan. Tapi dokter dan peneliti masih belum menemukan penyebab pasti kondisi ini.

Beberapa hal yang berpotensi menyebabkan bipolar disorder adalah faktor keturunan, struktur otak dan faktor lingkungan seperti stres berlebih, trauma dan penyakit fisik.

Bipolar disorder juga bisa diturunkan dari orang tua ke anak. Peneliti menemukan bahwa jika kalian memiliki anggota keluarga yang mengidap penyakit ini, kalian memiliki kemungkinan 4-6 kali lebih besar terkena bipolar dibanding orang lain yang tidak memiliki sejarah bipolar di keluarganya.

5. Diagnosa

Untuk mendiagnosa apakah seseorang menderita bipolar disorder atau tidak, dokter biasanya akan melakukan sejumlah tes seperti tes kesehatan fisik, evaluasi kesehatan mental, jurnal mood dan kriteria diagnosa berdasarkan Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM).

6. Perawatan

Beberapa perawatan tersedia untuk merawat bipolar yaitu dengan obat-obatan, konseling dan perubahan gaya hidup.

Obat-obatan yang direkomendasikan untuk merawat bipolar antara lain mood stabilizer, obat antipsychotic, antidepressant dan anti-anxiety. Konseling atau terapi yang bisa dijalani penderita bipolar antara lain terapi perilaku kognitif, psikoedukasi dan terapi ritme interpersonal dan sosial.

Ada juga beberapa langkah sederhana yang bisa kalian lakukan untuk mengelola gejala bipolar. Beberapa di antaranya adalah menetapkan jadwal rutin untuk makan dan tidur, belajar untuk mengenali mood yang berubah, meminta teman atau keluarga untuk mendukung perawatan kalian dan diskusi dengan dokter.

Simak Video "Teknik Meditasi Pernapasan Sederhana"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/erd)