Selasa, 29 Okt 2019 05:31 WIB

Mengenal 4 Fase Siklus Menstruasi pada Wanita

Tasya Awlia - detikHealth
Mengenal 4 Fase Siklus Menstruasi pada Wanita/Foto: iStock Mengenal 4 Fase Siklus Menstruasi pada Wanita/Foto: iStock
Jakarta - Menstruasi mungkin dianggap oleh sebagian orang hal yang tabu. Banyak wanita yang malu jika membicarakannya di depan umum. Edukasi mengenai menstruasi sebagai siklus biologis yang wajar terjadi belum menjadi hal lumrah.


Wanita normal mengalami siklus menstruasi setiap bulannya. Namun rentan siklusnya bisa berbeda-beda. Ada yang rutin 21-35 hari sekali. Ada juga yang tidak teratur. Mempelajari dan menghitung siklus menstruasi, bisa langsung mengetahui kapan masa subur dan menstruasi selanjutnya.


Siklus menstruasi adalah proses bulanan yang ditandai dengan serangkaian perubahan pada tubuh dan reproduksi wanita. Dalam prosesnya ada dua hal yang akan terjadi yaitu menstruasi atau kehamilan.


Menstruasi akan terjadi jika lapisan dinding atau sel telur tidak kunjung dibuahi, lapisan rahim yang dipersiapkan untuk kehamilan akan luruh. Luruhan tersebut melewati celah kecil dari mulut rahim dan keluar melewati saluran vagina.



Ada 4 fase siklus menstruasi:


Siklus pertama, terjadi pada hari pertama hingga kelima, wanita biasanya akan mengalami pendarahan, dan pendarahan terberat akan terjadi di hari pertama dan kedua. Difase ini akan terjadi gangguan seperti kram perut, lemas, bahkan bisa pingsan, karena darah yang dikeluarkan sangat banyak.


Siklus kedua, terjadi di hari keenam dan ke-14. Pada siklus ini pendarahan berkurang bahkan berhenti, lapisan terdalam rahim akan mempersiapkan terjadinya pembuahan, lapisan akan menjadi tebal berisi banyak darah, ini yang disebut massa subur. Perempuan rata-rata mengalami massa subur pada hari ke-10 hingga hari ke-17 setelah hari terakhir menstruasi.


Siklus ketiga, terjadi pada hari ke-14 sampai hari ke-25, sel telur akan dilepaskan oleh salah satu ovary (indung telur) menuju tuba falopi (buluh rahim) dan rahim. Jika berhasil dibuahi, janin akan tumbuh di dinding rahim.


Siklus keempat, terjadi pada hari ke-25 sampai hari ke-28, jika sel telur tidak dibuahi akan terjadi perubahan hormon yang memberikan tanda bahwa penyimpanan lapisan rahim akan meluruh membawa darah bersama dengan sel telur.





Menjelang menstruasi biasanya beberapa wanita mengalami premenstrual syndrome (PMS). Ini merupakan normal tetapi akan menggangu aktifitas sehari-hari, adapun gejalanya :

1. Susana hati yang tiba-tiba bisa berubah dengan cepat

2. Insomnia

3. Pusing

4. Kesulitan berkonsentrasi

5. Cepat lelah


Cara mengatasi hal tersebut bisa dilakukan dengan rutin berolahraga, minum air putih, hindari stres, makan buah dan sayur, serta mengurangi mengkonsumsi kafein dan alkohol.

(nwy/erd)