Selasa, 29 Okt 2019 10:35 WIB

Gangguan Bipolar Tak Serupa dengan 'Moody', Ini Perbedaanya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Tak semua orang yang moody mengidap gangguan bipolar. (Foto: Thinkstock) Tak semua orang yang moody mengidap gangguan bipolar. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Bipolar disorder atau gangguan bipolar adalah masalah kesehatan mental yang sering disalahartikan. Sebagian orang beranggapan, jika suasana hatinya cepat berubah atau moody sama dengan gangguan bipolar.

Pada kenyataannya suasana hati yang cepat berubah memang bisa menjadi bagian dari gangguan bipolar, tapi harus dibuktikan secara klinis. Perubahan mood pada orang normal, biasanya tidak akan mengganggu kehidupan.

Menurut Direktur dari The Family Center for Bipolar Disorder, Beth Israel Medical Center, Igor Galynker, saat orang normal merasa down, perasaan hatinya masih bisa diatasi dengan mudah.


"Misalnya, mereka bisa pergi ke bioskop, pergi bersama teman, atau kegiatan yang dapat menghibur diri dan melepas penat setelah stres bekerja," jelas Igor yang dikutip dari ABC News.

Tetapi, pada seseorang yang menderita gangguan bipolar perubahan suasana hati yang terjadi dapat mengganggu sebagian bahkan seluruh hidupnya. Orang tersebut akan merasa sangat tertekan hingga berpikiran untuk mengakhiri hidupnya.

"Penderita gangguan bipolar bisa melakukan tindakan yang menghabiskan seluruh hartanya dan keluarganya. Tak hanya itu, dia juga bisa melakukan hal yang tidak terkontrol hingga membahayakan dirinya dan orang di sekitarnya," ujarnya.

Igor juga mengatakan, dari penjelasan tersebut dapat membedakan perubahan hati pada penderita bipolar dan pada orang yang biasa atau normal.



Simak Video "Teknik Meditasi Pernapasan Sederhana"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)