Selasa, 29 Okt 2019 14:07 WIB

Air Mineral Bukan Minuman 'Tersehat', Haruskah Diganti? Ini Kata Dokter

Michelle Natasya - detikHealth
Anjuran minum air putih 2 liter sehari, apa kabar? (Foto: Istock) Anjuran minum air putih 2 liter sehari, apa kabar? (Foto: Istock)
Jakarta - Sebuah penelitian yang diterbitkan tahun 2015 dalam jurnal The American Journal of Clinical Nutrition kembali ramai diperbincangkan. Dalam penelitian tersebut, susu skim disebut-sebut lebih baik dari air putih dalam hal menjaga hidrasi atau kecukupan cairan tubuh.

Ditemukan bahwa susu skim ternyata lebih mampu menghidrasi tubuh ketimbang air putih karena kandungan lemaknya yang rendah, protein, laktosa gula, dan sodium. Kandungan-kandungan dalam susu skim ini dapat memperlambat pengosongan cairan dari tubuh dan menjaga hidrasi tahan lebih lama.

Namun menanggapi hal ini, dr Titi Sekarindah, SpGK, dari Rumah Sakit Pusat Pertamina Kebayoran Baru mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu serta merta beralih ke susu skim dan meninggalkan air mineral.

"Tidak usah, boleh semua cairan untuk rehidrasi," katanya pada detikcom, Senin (28/10/2019).



Lagipula menurutnya, tidak semua orang bisa mengonsumsi susu skim. Sebagian orang yang menderita lactose intolerance tidak bisa minum susu skim karena akan membuat perut merasa tidak nyaman. Harga susu skim juga tidak murah.

Dokter juga mengingatkan, minuman hanya untuk menghidrasi dehidrasi ringan. Kalau dehidrasi sedang apalagi berat, sudah harus diinfus ke rumah sakit.



Simak Video "Manfaat Susu A2 Dibanding Susu Sapi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)