Selasa, 29 Okt 2019 15:10 WIB

PNS di Maros Adu Jotos Gara-gara Tidur Siang, Ngantuk Bikin Emosi Berantakan?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Foto: Jumaintan, PNS yang adu jotos dengan rekannya (Opik-detikcom) Foto: Jumaintan, PNS yang adu jotos dengan rekannya (Opik-detikcom)
Jakarta - Dua PNS asal Kabupaten Maros, Sulsel, terlibat adu jotos di tempat kerja. Perkelahian itu dipicu karena salah satu yang terlibat ingin masuk ke dalam gudang untuk dijadikan tempat tidur siang.

Perkara ini terjadi karena Jumainten, PNS yang terlibat, dilarang masuk ke gudang oleh rekannya, Mahmud, karena gudang tempat tidur siang akan dikunci. Tak terima, terjadilah perkelahian di antara mereka.

"Gudang itu tempatnya istirahat. Kalau siang dia masuk tidur siang dan kalau saat sore dia keluar untuk absen saat orang sudah mulai pulang kerja," terang salah seorang PNS, Yulianti, kepada detikcom.

Makin dewasa, waktu tidur seseorang biasanya semakin memendek sehingga untuk mengakalinya banyak yang mengandalkan tidur siang. Namun tidak semua orang bisa tidur siang karena terhalang jam kerja atau kesibukan lain.


Sayangnya banyak yang masih meremehkan jam tidur malam. Dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Experimental Psychology menuliskan kurang tidur di malam hari terbukti mampu membuat kita mudah marah di siang keesokan harinya

"Kurang tidur menunjukkan peningkatan kemarahan dan kesulitan beradaptasi dengan kondisi waktu yang membuat frustasi sepanjang hari," kata penulis Zlatan Krizan dari Iowa State University, dikutip dari Healthline.

Kurang tidur juga meningkatkan risiko gangguan fisik, mental dan emosional. Dalam jangka pendek, kurang tidur meningkatkan emosi negatif seperti kecemasan, kegelisahan dan kesedihan.



Simak Video "Eits! Percuma Diet Kalau Kurang Tidur"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)