Rabu, 30 Okt 2019 16:39 WIB

Viral Anak Tenggelam Diselamatkan dengan Gendong Terbalik, Ini Kata Dokter

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: Tangkapan layar Twitter Foto: Tangkapan layar Twitter
Jakarta - Akun Twitter @ana_khoz pada Senin (28/10/2019) lalu membagikan video yang memperlihatkan seorang pria berusaha menyelamatkan anak tenggelam, hanyut di sungai. Usai diangkat dari air, tampak sang anak tidak bergerak. Tubuhnya lalu digendong dengan cara terbalik, diajak lari-larian, hingga pada akhirnya diresusitasi.

"Orang yg tenggelam di air. Walaupun sudah tidak bergerak & bernafas. JANGAN dianggap sudah meninggal. Coba lakukan seperti dalam. Vidio ini, membawa nya berlari2 dg cara gendong terbalik selama 20 menit lalu pompa dada nya, agar jantung kembali berfungsi," tulis @ana_khoz.

Sejak pertama kali diunggah video tersebut sudah ditonton lebih dari 140 ribu kali dan ribuan retweet. Banyak netizen yang mengaku mendapat inspirasi tapi tidak sedikit juga yang mempertanyakannya.


Menanggapi hal tersebut ahli jantung dr Vito A Damay, SpJP, RS Siloam Hospital Karawaci menjelaskan bahwa langkah yang tepat menangani korban tenggelam pertama-tama periksa dulu keadaannya. Apabila korban tidak sadar dan mengalami henti jantung maka secepatnya lakukan resusitasi jantung paru (RJP).

"Kalau henti jantung maka CPR/RJP harus segera dilakukan. Dengan dibawa bolak-balik terbalik begitu sebenarnya membuang waktu yang berharga untuk si anak masih hidup," kata dr Vito pada detikcom, Rabu (30/10/2019).

"Yang terpenting pada kasus tenggelam adalah napas dan jantung berdetak kembali. Dan itu bukan dengan digendong terbalik dibawa lari-lari seperti di video," lanjutnya.

Dalam kasus anak yang ada di video, di akhir rekaman tampak akhirnya ia memberi respons dengan menangis usai diberi resusitasi.



Simak Video "Viral Cerita Karyawan Sakit Leher Menahun Karena Kelamaan Kerja"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)