Jumat, 01 Nov 2019 08:35 WIB

Nyeri Dada Saat Bangun Tidur Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius (2)

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kenali penyebab kemunculan nyeri dada. (Foto: thinkstock) Kenali penyebab kemunculan nyeri dada. (Foto: thinkstock)
Jakarta -
Rasa nyeri dada yang terasa saat bangun tidur tentunya sangat mengganggu, baik perasaan ataupun rutinitas sehari-hari. Tapi, keadaan seperti ini tidak boleh dianggap enteng dan perlu diwaspadai.
Nyeri di dada bukan hanya terkait dengan jantung. Namun, rasa nyeri ini bisa menjadi tanda dari berbagai penyakit di bagian tubuh lainnya, seperti organ pernapasan dan juga mental.
Beberapa penyakit ini juga ditandai dengan munculnya rasa nyeri di bagian dada yang dikutip dari Healthline.
Penyebab yang terkait dengan pernapasan
1. Emboli paru
Emboli paru merupakan keadaan gumpalan darah yang masuk ke dalam arteri dan menghalangi aliran darah ke jaringan paru-paru. Keadaan ini biasanya akan menyebabkan sesak dan rasa sakit yang terasa di dada seperti serangan jantung.
2. Radang selaput dada
Kondisi ini terjadi saat pleura atau selaput yang mengelilingi paru-paru dan melapisi rongga dada mengalami peradangan. Itu dapat menyebabkan nyeri di dada dan akan meningkat saat batuk atau menarik napas.
3. Hipertensi paru
Hipertensi paru merupakan tekanan darah tinggi yang terjadi di pembuluh darah yang membawa darah ke paru-paru. Keadaan ini dapat menyebabkan perasaan sesak dan nyeri di area dada. Selain itu, intensitas detak jantung juga meningkat.
4. Kanker paru-paru
Kanker paru-paru adalah pertumbuhan sel abnormal di paru-paru yang dapat mengganggu fungsi organ tersebut. Kanker ini umumnya menyebabkan nyeri pada dada yang berpengaruh pada pernapasan dalam hingga batuk-batuk.
5. Paru-paru yang kolaps
Keadaan ini juga disebut dengan pneumotoraks. Pada kondisi ini, udara bocor ke ruang yang berada di antara paru-paru dan dinding dada. Ini menyebabkan paru-paru tidak dapat mengembang saat bernapas dan menimbulkan rasa nyeri pada dada.
Penyebab lainnya
1. Costochondritis
Keadaan ini terjadi saat tulang rawan yang terletak pada tulang rusuk meradang. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit yang mirip dengan serangan jantung. Rasa sakit akan semakin menyakitkan saat peradangan terjadi pada tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk dengan tulang dada.
2. Serangan panik
Saat mengalami serangan panik, dada akan terasa nyeri bersamaan dengan jantung yang berdetak kencang, nafas yang cepat, dan berkeringat. Selain itu, serangan panik juga menyebabkan pusing, mual, dan perasaan takut yang berlebihan.
3. Cedera
Cedera seperti otot yang tegang atau tulang rusuk yang patah dapat menyebabkan nyeri dada. Selain itu, saat tidur dengan gerakan memutar tubuh bagian atas juga dapat meningkatkan ketidaknyamanan dan menyebabkan bangun dengan sakit di bagian dada.




Simak Video "Ikuti Gerakan Ini Untuk Atasi dan Cegah Nyeri Pinggang"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)