Sabtu, 02 Nov 2019 12:25 WIB

Tak Semua Korban Bunuh Diri Karena Depresi, Ini Kata Ahli Jiwa

Michelle Natasya - detikHealth
Bunuh diri tidak selalu karena depresi. (Foto: 20detik) Bunuh diri tidak selalu karena depresi. (Foto: 20detik)
Jakarta - Masalah hidup bisa membuat orang putus asa, depresi, hingga ada yang akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup. Namun jangan anggap semua orang yang bunuh diri mengalami depresi loh.

dr Yaniar Mulyantini, SpKJ, di Poli Psikiatri Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu menjelaskan bahwa bunuh diri merupakan pertanda bahwa seseorang tidak lagi bisa mengatasi masalahnya. Bunuh diri merupakan tindakan yang impulsif yang dapat muncul kapan saja dan dalam kondisi apapun.


"Memang cukup sering terjadi orang-orang yang memutuskan untuk bunuh diri memang ada riwayat depresi. Tapi bukan berarti semua orang yang bunuh diri berarti depresi," jelas dokter Yaniar.

Menurut dr Yaniar bunuh diri bisa terkait dengan banyak penyakit mental lain. Tidak hanya itu, tindakan bunuh diri juga bisa didasari oleh tekanan sosial atau konflik rumah tangga.

Tindakan bunuh diri ini terkait dengan kapasitas seseorang mengatasi masalah, beradaptasi dengan dirinya sendiri, lingkungan, dan situasi yang dihadapi. Jadi banyak sekali faktor-faktor risiko yang menyebabkan seseorang untuk bunuh diri.

Selengkapnya, simak obrolan dengan dr Yaniar Mulyantini, SpKJ, dalam video Bincang Sehat berikut ini:

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Hati-hati! Nyinyir di Medsos Tanda Kamu Kurang Empati"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)