Senin, 04 Nov 2019 10:27 WIB

Hati-hati, Terlalu Banyak Minum Juga Ada Risikonya bagi Jantung

Michelle Natasya, Nurul Khotimah - detikHealth
Minum terlalu banyak berbahaya untuk jantung. Foto: iStock Minum terlalu banyak berbahaya untuk jantung. Foto: iStock
Jakarta - Agar terhindari dari dehidrasi, sangat dianjurkan untuk sering-sering minum. Tapi ternyata tetap harus ada takarannya, karena terlalu banyak minum juga ada risikonya.

Rasa haus yang dialami membuat kecenderungan ingin minum sebanyak-banyaknya. Ini bukan strategi minum yang baik. Karena pada dasarnya kita tidak sama seperti unta yang memiliki kapasitas untuk menyimpan air dalam waktu lama.

Menurut Ahli Gizi, Emilia E Achmadi, strategi minum bisa dilakukan dengan minum sesering mungkin tapi dengan jumlah yang tidak terlalu banyak. Untuk mengetahui berapa liter air yang harus diminum, bisa diukur dari berat badan (dalam kilogram) kemudian dibagi 30.

Misalnya seseorang punya berat badan 60 kg. Maka kebutuhan minumnya adalah 60:30 = 2 liter perhari.


Namun, pada saat olahraga kebutuhan air minum perlu ditambah sebanyak 250 cc per setengah jam olahraga. Minum air tidak perlu sekaligus banyak, air hanya akan terbuang lagi karena tubuh tidak mampu menyerap terlalu banyak.

"Karena kalau kita minum terlalu banyak terlalu cepat kita akan mengalami hiponatremia artinya konsentrasi sodium dalam tubuh kita turun terlalu rendah. Nah ini akan membuat serangan jantung," jelasnya, saat ditemui di Lotte Avenue Jakarta Selatan baru-baru ini.

Jadi hati-hati dengan mengonsumsi air yang terlalu banyak. Minumlah secukupnya sesuai kebutuhan tubuh bukan sesuai keinginan saja.



Simak Video "Pentingnya Minum Air untuk Menjaga Ginjal Tetap Sehat"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)