Selasa, 05 Nov 2019 15:24 WIB

Diabetes di DKI Tertinggi, Tiap Tahun Angkanya Bertambah

Nurul Khotimah - detikHealth
Konsumsi makanan manis meningkatkan kadar gula darah (Foto: iStock) Konsumsi makanan manis meningkatkan kadar gula darah (Foto: iStock)
Jakarta - Diabetesmelitus merupakan penyakit degeneratif yang banyak diidap warga DKI Jakarta. Wajar jika mengingat segala jenis makanan dan minuman yang mengandung gula banyak tersedia di kota ini.

Prevalensi penyakit tidak menular (PTN) yang satu ini terus bertambah. Dari 34 provinsi di Indonesia, DKI Jakarta adalah pemilik prevalensi diabetes tertinggi.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi diabetes di Indonesia meningkat mulai 2013 dari 1,5 persen menjadi 2 persen. Berarti dua dari 100 orang berisiko diabetes melitus.



Sementara itu, di DKI Jakarta prevalensi diabetes meningkat mulai 2013 sekitar 2,5 persen lalu tahun 2018 naik menjadi 3,4 persen.

dr. Dwi Oktavia Handayani, M.Epid, Kepala Bidang Pencegahan & Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, menjelaskan dari 10 juta penduduk Jakarta sekitar 340 ribu rentan mengidap diabetes.

Dari data di atas prevalensi PTN terus meningkat dari tahun ke tahun. Kebanyakan penyebabnya diperoleh dari pola hidup yang kurang sehat. Oleh karenanya menjaga pola hidup sehat adalah jalan terbaik untuk menurunkan prevalensi PTN.



Simak Video "Menu Diet ala Korea Ini Bisa Cegah Diabetes Loh!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)