Rabu, 06 Nov 2019 08:30 WIB

Satu Lagi Bahaya Merokok, Sebabkan Depresi dan Gangguan Kejiwaan

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Merokok juga bisa menyebabkan gangguan kejiwaan, menurut studi terbaru. Foto: (iStock) Merokok juga bisa menyebabkan gangguan kejiwaan, menurut studi terbaru. Foto: (iStock)
Jakarta - Tak henti-hentinya kampanye berhenti merokok terus digalakkan pasal dampak berbahaya yang bisa disebabkan. Kini studi baru sebutkan merokok bisa sebabkan gangguan kejiwaan, seperti depresi dan skizofrenia.

Studi yang dilakukan oleh peneliti dari Bristol University tersebut menganalisis data dari 462.690 orang keturunan Eropa. Mereka juga meneliti orang-orang yang memiliki kecenderungan akan merokok.


"Hasil kerja kami menunjukkan bahwa kami harus menggunakan segala usaha untuk mencegah merokok karena ada konsekuensi pada kesehatan jiwa sama seperti kesehatan fisik," tutur Dr Robyn Wootton dari Bristol University's School of Experimental Psychology, dikutip dari The Sun.

Beberapa yayasan seperti Action on Smoking and Health (ASH) di Inggris akan membantu para perokok yang memiliki gangguan kejiwaan untuk berhenti merokok. Pemerintah Inggris menargetkan untuk bisa memberikan kebijakan komprehensif bebas-rokok di tiap perwalian kesehatan mental.

Di Indonesia sendiri, data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan persentase perilaku merokok di kalangan remaja sebesar 9,1 persen, meningkat dari Riskesdas 2013 yakni 7,2 persen.






Simak Video "Benarkah Menggunakan Vape Bisa Jadi Depresi?"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)