Rabu, 06 Nov 2019 14:00 WIB

Septic Tank Sampai Meledak di Cakung, Bagaimana Sih Teknis Sedot WC?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Detik-detik Ledakan Septic Tank di Cakung: Korban Terpental, Lantai Hancur. (Foto: dok.istimewa) Detik-detik Ledakan Septic Tank di Cakung: Korban Terpental, Lantai Hancur. (Foto: dok.istimewa)
Topik Hangat Perawatan Septic Tank
Jakarta - Petugas sedot WC berinisial SI meninggal dunia saat septic tank yang ia tangani meledak. Polisi menyatakan ledakan tersebut terjadi akibat gas yang mengendap selama puluhan tahun.

Dalam video yang beredar, terlihat petugas mengecek keadaan gas dengan membakar koran di lubang septic tank. Lalu agar tidak sampai memicu kebakaran atau ledakan, bagaimana teknis sedot WC?

"Dibobol saja baknya, kan biar keluar gasnya dulu baru disedot. Kalau kita biasanya lihatnya pakai senter untuk lihat apa masih ada gasnya, misal sudah habis kah atau mau lihat sudah seberapa penuh. Jangan pakai api," kata salah satu petugas sedot WC, Coi, kepada detikcom, Rabu (6/11/2019).

Pria yang sudah 20 tahun berprofesi sebagai ahli sedot WC di Makassar ini menyebut sebelum menyedot septic tank, rumah pelanggan dan keadaaan septic tank harus dicek terlebih dahulu. Jika memang terlalu banyak gas, maka yang pertama dilakukan adalah mengeluarkan gasnya baru menyedot septic tank.


"Baunya kan kentara, memang kan septic tank ada gasnya makanya dibuatkan lubang udara. Kalau tidak ada lubang udaranya, bisa terjadi seperti itu (meledak)," sebutnya.

Selama berpuluh tahun ia bekerja, Coi belum pernah menemui kejadian septic tank sampai meledak. Menurutnya, septic tank meledak sampai memakan korban adalah peristiwa yang sangat jarang.

"Kan kalau mau kerja pakai helm saja sama sepatu, selebihnya nggak ada. Karena memang yang seperti itu (meledak) jarang kejadian," pungkasnya.



Simak Video "Kupas Tuntas Mengapa Septic Tank Bisa Meledak"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)
Topik Hangat Perawatan Septic Tank