Rabu, 06 Nov 2019 15:36 WIB

Cek Gas Septic Tank dengan Api Ternyata Sudah Tradisi Tukang Sedot WC

Michelle Natasya - detikHealth
Menyalakan api sudah jadi tradisi tukang sedot WC. (Foto ilustrasi: Blake David Taylor/iStockphoto) Menyalakan api sudah jadi tradisi tukang sedot WC. (Foto ilustrasi: Blake David Taylor/iStockphoto)
Topik Hangat Perawatan Septic Tank
Jakarta - Senin (4/11/2019) lalu septic tank di salah satu rumah warga di Cakung, Jakarta Timur, meledak. Dalam kejadian ini, seorang petugas sedot WC berinisial SI dinyatakan meninggal dunia.

Pihak kepolisian mengatakan, penyebab ledakan karena gas yang terendap puluhan tahun dalam septic tank terkena api. Korban diketahui membakar koran di lubang septic tank.

Menurut Mus, ahli sedot WC dari Jakarta Timur, memang ada tradisi lama yang biasa dilakukan usai sedot WC yaitu membakar koran dan memasukkannya ke septic tank. Hal ini untuk mengecek apakah septic tank sudah kosong atau belum.

"Kalau api masih nyala berarti septic tank kosong. Kalau masih ada isi kan api akan padam," katanya saat dihubungi detikcom, Rabu (6/11/2019).


Menurut ahli kesehatan lingkungan sekaligus konsultan pengolahan limbah Abie Wiwoho, menggunakan api untuk mengecek septic tank bukanlah cara yang tepat. Dalam video rekaman CCTV yang beredar, tampak sebelum septic tank di Cakung meledak SI menginjakkan telapak kakinya ke lubang septic tank sehingga menutupi lubang tersebut.

"Meledak itu karena tidak ada ventilasinya. Di septic tank ada gas H2S (hidrogen sulfida), gas metan dari protein yang terurai. Ventilasi tersumbat terus orang nyalain rokok (misalnya) ya meledak," pungkasnya.



Simak Video "Kupas Tuntas Mengapa Septic Tank Bisa Meledak"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Topik Hangat Perawatan Septic Tank