Rabu, 06 Nov 2019 16:43 WIB

Agar Tak Gampang Meledak, Ini Cara Bikin Septic Tank Menurut Pakar Sanitasi

Firdaus Anwar - detikHealth
Septic tank di Cakung meledak saat sedot WC. (Foto ilustrasi: Michelle Natasya/detikHealth) Septic tank di Cakung meledak saat sedot WC. (Foto ilustrasi: Michelle Natasya/detikHealth)
Topik Hangat Perawatan Septic Tank
Jakarta - Kejadian septic tank meledak di daerah Cakung, Jakarta Timur, pada Senin (4/11) lalu meningkatkan perhatian terhadap praktik pembuatan septic tank yang baik. Beberapa ahli menyebut biasanya hal ini sebetulnya penting namun sering dilupakan.

Peneliti Utama Teknologi Lingkungan di Loka Penelitian Teknologi Bersih LIPI, Neni Sintawardani, menyebut sudah saatnya pemerintah lewat dinas terkait kembali mensosialisasikan pemahaman tentang septic tank kepada warga.

"Mungkin ini saat yang baik bagi dinas terkait untuk mensosialisasikan kembali soal septic tank. Tiap rumah tangga tidak boleh tergantung, misalnya tergantung pengembang. Bahkan ada rumah tangga yang tidak tahu letak septic tanknya," ujar Neni.


Soal cara membuat septic tank untuk rumah yang baik pendiri IPAL Center, Abie Wiwoho, menjelaskan bisa dimulai dengan menyiapkan desain empat kompartemen. Dua kompartemen pertama dipakai untuk menampung lumpur dan dua terakhir dipasangi media penjernih air.

"Ukurannya cukup 80x80 sentimeter, dalamnya kira-kira 1,7 meter. Itu sudah memadai," papar Abie saat dihubungi detikcom, Rabu (6/11/2019).

"Ventilasi kecil saja satu inch sudah cukup kok," lanjutnya.

Sementara itu menurut pria yang biasa mengerjakan jasa sedot WC, Coi, septic tank bisa dibuat dengan bahan apa saja. Hal yang paling penting adalah jangan lupa menambahkan lubang udara untuk menjamin sirkulasi.

"Kasih lubang udara saja, kasi pipa di septic tanknya. Sudah, selesai," ungkap Coi.



Simak Video "Kupas Tuntas Mengapa Septic Tank Bisa Meledak"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)
Topik Hangat Perawatan Septic Tank