Kamis, 07 Nov 2019 12:55 WIB

Tak Ada RS Bintang 5! Kenali Tipe-tipe Rumah Sakit di Indonesia

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Hoax ini menyebut istilah rumah sakit bintang 5 (Foto: detikHealth) Hoax ini menyebut istilah rumah sakit bintang 5 (Foto: detikHealth)
Jakarta - Beredar pesan viral mengatasnamakan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, yang disebut memiliki gebrakan baru untuk permasalahan BPJS Kesehatan. Pesan ini beredar luas di media sosial maupun WhatsApp.

Dalam pesan tersebut, dikatakan bahwa pasien BPJS Kesehatan dalam kondisi darurat bisa masuk dan mendapat penanganan di rumah sakit manapun, termasuk bintang 5 tanpa harus membayar terlebih dulu.

Hal ini telah disanggah oleh BPJS Kesehatan dan dipastikan berita itu hoaks. Tidak ada istilah bintang 5, pembagian RS telah diatur oleh undang-undang dan menggunakan istilah tipe A-D.

"Tidak ada istilah bintang-bintangan. Yang diatur adalah terkait kelas RS, yang ada kriteria tertentu dalam Permenkes, yakni ada RS kelas, A, B, C, dan D," kata Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma'ruf saat dihubungi detikcom, Kamis (7/11/2019).



Berdasarkan Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, RS di Indonesia dibedakan menjadi dua jenis, yaitu umum dan khusus.

Rumah sakit umum memberikan pelayanan kesehatan pada semua bidang dan jenis penyakit. Sedangkan untuk rumah sakit khusus, pelayanan utama yang diberikan hanya pada satu bidang atau jenis penyakit tertentu. Misalnya berdasarkan disiplin ilmu, golongan umur, organ, jenis penyakit, atau kekhususan lainnya.

Untuk klasifikasinya, dibedakan berdasarkan fasilitas dan kemampuan pelayanan rumah sakit. Perbedaan kelas RS dibagi sebagai berikut:



1. Tipe A

Rumah sakit tipe A yang umum memiliki fasilitas dan kemampuan pelayanan medik paling sedikit 4 spesialis dasar, 5 spesialis penunjang medik, 12 spesialis lain dan 13 sub spesialis.

Rumah sakit khusus tipe A ini, memiliki fasilitas dan pelayanan medik spesialis serta subspesialis sesuai kekhususan yang lengkap.

2. Tipe B

Rumah sakit umum tipe B ini memiliki fasilitas dan kemampuan pelayanan medik paling sedikit terdiri dari : 4 spesialis dasar, 4 spesialis penunjang medik, 8 spesialis lain dan 2 subspesialis dasar.

Untuk rumah sakit khusus tipe B ini, paling sedikit memiliki pelayanan dan fasilitas medik spesialis serta subspesialis sesuai kekhususan yang terbatas.

3. Tipe C

RS umum tipe C ini mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik yang terdiri dari 4 spesialis dasar dan 4 spesialis penunjang.

Tipe C rumah sakit khusus, paling sedikit memiliki fasilitas dan pelayanan medik spesialis serta subspesialis sesuai kekhususan yang minimal.

4. Tipe D

RS tipe D ini adalah rumah sakit umum yang mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik paling sedikit 2 spesialis dasar.



Simak Video "Kemesraan Menkes Terawan dengan IDI Bicara Soal JKN"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)