Senin, 11 Nov 2019 11:26 WIB

Seputar Radang Sendi yang Bisa Ancam Generasi Muda

Akfa Nasrulhak - detikHealth
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Radang sendi atau Osteoarthritis (OA) biasa dikenal sebagai penyakit degeneratif sendi yang menimbulkan rasa nyeri pada sendi. Sendi yang paling sering mengalami kondisi ini meliputi tangan, lutut, pinggul, dan tulang punggung.

"Sendi adalah semua persambungan tulang yang membuat tulang bisa bergerak ataupun tidak bergerak. Radang sendi terjadi jika ada peradangan yang melibatkan keseluruhan sendi jaringan tulang rawan sendi, ruang antar sendi dan cairan sendi," ujar Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma dr Helmin Agustina Silalahi kepada detikHealth, Senin (11/11/2019).


Menurut dr Helmin, penyakit radang sendi bukanlah penyakit orangtua, karena seringkali terkena pada orang dewasa yang masih aktif bekerja dan merupakan penyebab terbesar disabilitas dan hilangnya hari kerja. Karena itu, radang sendi menjadi salah satu rintangan dalam beraktivitas di usia produktif.

"Anak muda bisa terkena penyakit radang sendi. Namun usia tua menjadi faktor paling banyak. Faktor risiko yang lain seperti riwayat perlukaan pada sendi, berat badan berlebih, kecenderungan genetik, faktor mekanis (beban tubuh), kekuatan otot paha dan kondisi jaringan sendi," jelasnya.

Penyakit radang sendi tidak dapat disembuhkan. Oleh karena itu, pencegahan dini diperlukan untuk terhindar dari nyeri sendi yang menghambat produktivitas. Karena itu, beberapa langkah untuk mencegah OA pada usia dini, hal utama yang perlu dilakukan adalah olahraga teratur dan terus bergerak secara aktif, serta menjaga berat badan tetap ideal.

Tak hanya itu, menurut dr Helmi, untuk pencegahan diri agar terhindar dari radang sendi adalah menjaga pola makan yang sehat. Nutrisi yang sehat dengan pola makan gizi seimbang akan membantu dalam pencegahan maupun penatalaksanaan nyeri sendi.

Selain itu, untuk mengurangi rasa nyeri atau jika terjadi bengkak pada sendi, konsumsi H2 Green Lipped Mussel yang memiliki kandungan utama yaitu Glycosaminoglycan. Kandungan ini dapat membantu melubrikasi sendi serta melindungi tulang rawan terutama pada pasien OA ataupun orang dengan gangguan sendi lainnya.


Selain itu, ada kandungan asam lemak Omega-3 (PUFA) untuk anti peradangan yang akan mengatasi gejala akut dan menurunkan nyeri, serta kandungan glikogen complex untuk memperkuat efek anti peradangan sehingga gejala nyerinya cepat berkurang. Produk ini berasal dari New Zealand dan sudah di analisa terbebas logam berat sehingga aman untuk dikonsumsi dan efektif untuk meredakan bengkak serta nyeri pada sendi.

Simak Video "Teknik Meditasi Pernapasan Sederhana"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/up)