Senin, 11 Nov 2019 15:35 WIB

BPOM Usulkan Vape Ilegal, Kemenkes: Dari Awal Kita Melarang

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Vape atau rokok elektrik (Foto: Rengga Sancaya) Vape atau rokok elektrik (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI, Penny Lukito, berencana melegalkan pelarangan rokok elektrik atau vape. Pelarangan ini mengacu pada PP No 109 Tahun 2019 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

"Fakta ilmiah BPOM menemukan bahwa rokok eletrik menganduk senyawa kimia berbahaya bagi kesehatan," jelas Penny kepada detikcom, Senin (11/11/2019).

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Anung Sugihantono menyebut undang-udang yang mengatur tentang konsumsi rokok elektrik secara keseluruhan juga telah dibicarakan dengan Kemenko PMK. Dalam berbagai kesempatan, kesimpulan dari diskusi dan rapat tersebut memang mengarah pada pelarangan vape.



"Posisi kita adalah memang melarang, kalau Badan pom selaku yang punya pelarangan sebuah produk, tentu adalah hal yang baik," kata Anung saat dijumpai di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Sejak awal kemunculannya, Kementerian Kesehatan sudah mengimbau pada masyarakat untuk tidak menggunakan meski banyak klaim rokok elektrik menyebut efeknya lebih sedikit atau sebagai pengganti rokok konvensional.

"Dari awal memang kita statementnya melarang. Pelarangan ya, bukan pembatasan. Kita ngomong pelarangan konsumsi vape dan rokok elektrik," pungkas Anung.



Simak Video "Bersiteguh Vape Aman, Vaper Ramai-ramai Pamer Rontgen Dada"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)