Rabu, 13 Nov 2019 13:54 WIB

Indonesia Akan Bangun Pabrik Farmasi Kalbe Farma di Myanmar

Faidah Umu Sofuroh - detikHealth
Foto: ANTARA Foto Foto: ANTARA Foto
Jakarta - Kementerian Kesehatan RI dan Kementerian Kesehatan dan Olahraga Myanmar sepakat untuk meningkatkan kerja sama antara kedua negara melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Bidang kesehatan. PT Kalbe Farma menyatakan antusiasnya terhadap penandatanganan MoU Bidang Kesehatan antara Menkes RI dan Menkes Myanmar.

Kesepakatan tersebut dicapai pada Pertemuan Bilateral antara Menteri Kesehatan RI dengan Menteri Kesehatan dan Olahraga Myanmar yang diselenggarakan saat acara Health Business Forum dan Pameran Hari Kesehatan Nasional yang ke-55 di ICE BSD City Tangerang.


Menteri Kesehatan RI, dr. Terawan Agus Putranto, menyambut hangat kehadiran Menkes Olahraga Myanmar, Dr. Mynt Htwe saat acara tersebut. Kedua Menteri telah menandatangani MoU bidang Kesehatan yang mencakup ruang lingkup kerja sama, antara lain.

1. Kesehatan Masyarakat
2. Pelayanan Kesehatan
3. Kefarmasian dan alat kesehatan
4. Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
5. Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan
6. Pengembangan Penelitian Kesehatan.


"Kami sangat senang sekali melihat potensi-potensi kerja sama yang dapat dibangun, terutama untuk kefarmasian dan alat kesehatan," kata Mynt Htwe dalam keterangan tertulis, Rabu (13/11/2019).

Kerja sama kedua negara di bidang kesehatan tersebut, diharapkan selain untuk meningkatkan hubungan baik kedua negara, juga dapat mendorong peningkatan pelayanan kesehatan di kedua negara.

Manfaat secara khusus bagi Indonesia adalah dalam rangka meningkatkan potensi pengembangan distribusi/eksportasi obat-obatan dan alat kesehatan ke Myanmar.

"Saya menilai MoU ini sagat baik dan saya sependapat dengan Menkes Myanmar, sudah seharusnya pemerintah memfasilitasi para industri kefarmasian dan alkes Indonesia untuk bekerja sama dengan industri Myanmar," ujar Terawan.

PT Kalbe Farma menyatakan antusiasnya terhadap penandatanganan MoU Bidang Kesehatan antara Menkes RI dan Menkes Myanmar.


Kerja sama antarpemerintah diharapkan dapat meningkatkan nilai penjualan produk kesehatan Indonesia ke Myanmar senilai US$ 16 juta pada 2019 dan US$ 41 juta pada 2025.

Kerja sama itu akan direalisasikan melalui pembangunan pabrik farmasi dan nutrisi PT Kalbe Farma di Myanmar yang terkoordinasi dengan baik dalam hal tata cara/praktek sertifikasi pabrik farmasi dan makanan (GMP certification) dari Indonesia ke Myanmar.

Selama berada di Indonesia, Menkes Myanmar juga berpartisipasi aktif pada Health Business Forum serta mengunjungi stand farmasi, alat kesehatan dan rumah sakit pada Pameran Pembangunan Kesehatan Indonesia 2019.

Ia juga berkesempatan mengadakan kunjungan lapangan ke Pabrik Farmasi Kalbe Farma, serta RSPAD Gatot Subroto, RS Cipto Mangunkusumo dan RS Kanker Nasional Dharmais.

Dia menyatakan antusiasnya untuk segera merealisasikan MoU yang telah ditandatangani dalam bentuk Rencana Kerja yang disepakati bersama khususnya peningkatan kerja sama farmasi dan alat kesehatan dan transfer of knowledge mengenai manajemen RS sebagai Badan Layanan Umum.

Simak Video "Kemesraan Menkes Terawan dengan IDI Bicara Soal JKN"
[Gambas:Video 20detik]
(ujm/ega)