Jumat, 15 Nov 2019 13:07 WIB

Mantu Jokowi Melahirkan Normal atau Caesar? 3 Hal Ini Bakal Turut Menentukan

Widiya Wiyanti - detikHealth
Selvi Ananda akan melahirkan anak kedua. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom Selvi Ananda akan melahirkan anak kedua. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Jakarta - Menantu Presiden Jokowi, Selvi Ananda dikabarkan akan melahirkan anak keduanya di RS PKU Muhammadiyah Surakarta. Pada proses kelahiran anak pertama, Jan Ethes, Selvi melakukan operasi caesar. Nah untuk kelahiran yang kedua ini, belum diungkapkan proses persalinan akan dilakukan dengan cara operasi atau normal.

Kondisi-kondisi tertentu bisa membuat seorang ibu hamil harus melahirkan secara caesar. Pilihan melahirkan secara caesar tentunya dengan pertimbangan yang lebih baik untuk kesehatan ibu dan janin.

dr Boy Abidin, SpOG pernah menuturkan ada tiga komponen yang menjadi perhatian seorang dokter kandungan saat membantu persalinan seseorang. Tiga komponen itu dikenal sebagai 3P yaitu passageway, passenger, dan power.



1. Passageway

Passageway adalah jalan lahir si bayi. Ini termasuk kondisi panggul sang ibu. Seringkali ada ibu yang memiliki ukuran panggul normal, akan tetapi ukuran bayinya terlalu besar. Nah, ini juga membuat persalinan normal tidak bisa dilakukan.

"Bayi yang normal beratnya 2,5 kg - 3,5 kg. Diperhatikan pula letak bayi yang melintang atau sungsang, kemudian tidak ada pecah ketuban, atau gawat janin. Jadi hal-hal tersebut yang membuat kita harus menyelamatkan passenger-nya dengan cara operasi caesar," papar dr Boy.

Dan yang perlu diperhatikan, jalan lahirnya tidak tertutup dengan plasenta. Artinya kalau jalan lahir tidak bagus atau tidak cukup besar untuk lewatnya bayi maka tidak bisa dengan persalinan normal.



2. Passenger

Passenger tentunya adalah kondisi bayi. Yang paling penting adalah posisi janin, biasanya yang kerap terjadi adalah posisi sungsang. Namun tidak semua posisi sungsang harus membuatnya dilahirkan dengan caesar.

Syaratnya, berat si janin tidak lebih dari 3 kg dan juga harus dilihat posisinya. Ketika bayi dengan posisi sungsang hendak dilahirkan melalui persalinan normal, penting sekali mendapat persetujuan keluarga terlebih dulu. Sehingga, jika terjadi sesuatu bisa diambil tindakan lain.

Untuk diketahui jika posisi janin sungsang ada risiko jika hendak dilahirkan secara normal, misalnya saja cedera dan trauma. Untuk itu persalinan harus dibantu tenaga medis yang kompeten.

3. Power

Terkait power, itu adalah kontraksi yang memicu mulai atau kekuatan mulas-mulasnya. Walaupun sudah diberikan obat-obatan perangsang tapi jalan lahirnya tidak membuka dengan sempurna, maka perlu dilakukan persalinan dengan cara caesar.

dr Andriana Kumala Dewi, SpOG dari RS Bethsaida, Tangerang, juga pernah menerangkan biasanya ada batas waktu sampai kapan upaya melahirkan secara normal dilakukan. Jika pembukaan jalan lahir sudah lengkap namun bayi tak juga lahir, dokter akan melakukan evaluasi.

Jika posisi kepala bayi tidak juga turun, maka dipertimbangkan dilakukan operasi caesar. Atau bisa juga dilakukan vakum. Jalan apapun yang akan diambil, semua berdasar evaluasi kondisi ibu dan bayinya.



Mantu Jokowi Melahirkan Normal atau Caesar? 3 Hal Ini Bakal Turut Menentukan


Simak Video "Penjelasan soal Viral Posisi Duduk Jokowi yang Fleksibel"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)