Jumat, 15 Nov 2019 13:37 WIB

Sehatkah Diet Rendah Karbohidrat bagi Penderita Diabetes?

Alfi Kholisdinuka - detikHealth
Foto: karbohidrat Foto: karbohidrat
Jakarta - Bagi pengidap diabetes, diet rendah karbohidrat dipercaya dapat mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh. Hal ini disebabkan penderita diabetes umumnya tidak dapat mengolah karbohidrat dengan baik. Akibatnya proses memasukkan karbo yang sudah berbentuk glukosa ke dalam tubuh terhambat akibat kegagalan insulin.

Padahal, karbohidrat ini menjadi salah satu asupan penting yang memiliki sumber energi baik karena terdapat serat, mineral dan juga vitamin. Lantas sehatkah diet karbohidrat ini bagi pengidap diabetes?

Menurut Head of Medical Kalbe Nutritionals dr Muliaman Mansyur, penderita diabetes seharusnya tidak sembarangan melakukan diet rendah gula ini. Tetap harus mengikuti aturan yang diberikan oleh ahli diet. Ini penting sebab asupan nutrisinya harus diutamakan.


"Diet rendah karbo artinya mengurangi jumlah karbohidrat totalnya, bukan menghindari, biasanya jenis karbohidratnya dipilihkan. Ini penting karena penderita diabetes sangat tidak responsif dengan gula karena kadar insulin yang rendah atau tidak cukup," ujarnya kepada detikHealth baru-baru ini.

dr Muliaman menyebutkan ada dua jenis karbohidrat yang harus diketahui oleh pengidap diabetes, yakni karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Keduanya memiliki kandungan yang berbeda, ada yang dapat diserap dengan baik dan juga dapat mengendalikan gula darah dalam tubuh.

"Penderita DM (diabetes mellitus) dianjurkan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks agar gula darahnya tidak cepat naik. Sebab karbohidrat kompleks adalah yang bagus sedangkan karbohidrat sederhana atau simple biasanya dapat menaikkan gula darah dengan cepat," jelasnya.


Jenis karbohidrat kompleks sendiri terdiri dari beberapa macam. Sebagian besar karbohidrat kompleks bisa ditemukan pada makanan yang setiap hari dikonsumsi. Seperti ubi jalar, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran, buah yang tidak terlalu manis, ikan dan susu sebagai protein.

Karena itu, dr Muliaman menyarankan penyandang diabetes untuk rutin mengkonsumsi susu saat diet karbohidrat. Terutama susu yang mengandung vita digest pro dan indeks glikemik rendah seperti Diabetasol.

Ini merupakan meal replacement yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti makan pagi dan snack malam dengan nutrisi lengkap. Setiap porsinya pun mampu mencukupi kebutuhan kalori 260 kkal.


Sehatkah Diet Rendah Karbohidrat bagi Penderita Diabetes?


Simak Video "Teknik Meditasi Pernapasan Sederhana"
[Gambas:Video 20detik]
(ujm/ega)